Connect with us

Internasional

Liburan Keluarga Berujung Penemuan Berlian 2,09 Karat

Published

on

Temukan Berlian ketika liburan keluarga (foto : sumber Foxnews)
Pencarian lokasi wisata melalui Siri mengantarkan keluarga asal Texas menemukan berlian cokelat seberat 2,09 karat di Crater of Diamonds State Park, Arkansas

Texas, Pantausidang — Liburan keluarga musim dingin seorang ayah asal Texas berujung pada penemuan berlian langka di Amerika Serikat. Penemuan itu terjadi setelah sang istri menggunakan fitur pencarian Siri untuk mencari lokasi wisata tambang batu permata.

Arkansas State Parks mengonfirmasi, berlian tersebut ditemukan di Crater of Diamonds State Park, Pike County, Arkansas. Berlian itu ditemukan oleh James Ward (41), warga Cypress, Texas, pada 30 Desember lalu.

Seperti dikutip dari Fox News, Ward tengah berlibur bersama istrinya, Elizabeth Ward, serta dua putra mereka, Adrian (9) dan Austin (7), saat menemukan berlian cokelat seberat 2,09 karat tersebut.

Elizabeth Ward menjelaskan, kunjungan ke taman tersebut berawal dari pertanyaan anak bungsunya, Austin, yang menanyakan apakah ada tempat di Texas atau sekitarnya untuk menambang kristal.

“Saya langsung mencari informasinya melalui Siri dan menemukan Crater of Diamonds State Park. Saya kirimkan tautannya ke James, dan dia bilang jaraknya sekitar enam jam perjalanan. Kami pun memutuskan berangkat,” ujar Elizabeth.

Penemuan berlian terjadi pada hari kedua pencarian. Pada hari pertama, keluarga tersebut sempat menghadapi cuaca dingin dan waktu pencarian yang cukup panjang. Namun, Adrian mendorong keluarganya untuk kembali mencoba keesokan hari.

“Saya tidak tahu itu apa, tetapi saya yakin benda itu berbeda dari apa pun yang pernah saya temukan sebelumnya,” kata James Ward.

Berlian tersebut kemudian diberi nama Ward Diamond. Asisten Kepala Taman Crater of Diamonds State Park, Waymon Cox, menyebut berlian itu memiliki ciri khas berlian kawah.

“Berlian ini berwarna cokelat kekuningan gelap dengan kilau logam yang khas dari berlian Crater,” kata Cox.

Ia menjelaskan, berlian di kawasan tersebut terbentuk di mantel atas Bumi dan terbawa ke permukaan melalui pipa vulkanik kuno jutaan tahun lalu.

“Sebagian besar berlian mengalami retakan atau cacat akibat tekanan geologis yang luar biasa. Dengan ukuran saat ini, dapat dibayangkan berlian ini mungkin jauh lebih besar ketika masih berupa kristal utuh,” ujarnya.

Hingga kini, James Ward mengaku belum menentukan apakah berlian tersebut akan dijual atau disimpan.

“Saya perlu mengetahui terlebih dahulu nilainya,” katanya.

Sementara itu, pihak Arkansas State Parks menegaskan bahwa petugas taman tidak dilatih untuk menilai atau menentukan harga berlian maupun batu permata lainnya.

“Tugas utama kami adalah mengidentifikasi dan mendaftarkan berlian yang ditemukan pengunjung,” ujar perwakilan taman.

Elizabeth Ward pun menyampaikan pesan kepada pengunjung lain agar tidak mudah menyerah saat melakukan pencarian.

“Dengarkan anak-anak tentang mimpi mereka dan apa yang ingin mereka lakukan,” tuturnya. *** (Red : sumber Fox News /newyorkpost)

Kritik saran kami terima untuk pengembangan konten kami. Jangan lupa subscribe dan like di Channel YouTube, Instagram dan Tik Tok. Terima kasih.

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Advertisement

Facebook

Tag

Trending