Connect with us

Eksespi

Eksepsi Andhi Pramono: Dakwaan Jaksa KPK Tidak Jelas

Jakarta, pantausidang- Mantan Kepala Bea Cukai Makassar Andhi Pramono menjalani sidang nota keberatan (eksepsi) terkait kasus dugaan gratifikasi di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat.

Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!

Dalam eksepsinya, surat dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang menyebutkan menerima uang gratifikasi senilai total Rp58.974.116.189 dinilai tidak jelas.

“Berdasarkan surat dakwaan yang disusun oleh penuntut umum maka menurut hemat kami ada beberapa hal yang perlu ditanggapi seksama mengingat di dalam surat dakwaan tersebut terdapat berbagai kejanggalan dan ketidakjelasan yang menyebabkan kami mengajukan keberatan,” kata kuasa hukum Andhi Pramono, Eddhi Sutarto dalam sidang di Tipikor Jakarta Pusat, Rabu (29/11/2023).

Menurutnya, surat dakwaan KPK tidak menyebutkan adanya perbuatan seseorang yang menerima uang dalam kapasitas sebagai seorang yang melakukan kegiatan mengelola hasil usaha atas kerja sama investasi dengan mitra usaha.

Jaksa KPK juga dinilai, tidak menjelaskan adanya kegiatan pemberian arahan atau informasi terkait dengan penunjukan perusahaan ekspor impor yang baik dalam menjalankan impor clearance, serta kegiatan penerimaan atau pengeluaran uang terkait dengan pinjam meminjam antar sahabat atau teman.

Laman: 1 2 3

Facebook

Advertisement

Tag

Trending

Open chat
1
Butuh Bantuan?
Hello 👋
Ada yang bisa saya bantu?
Pantausidang.com