Ragam
HUT ke 34 RSSN Sunter, Direktur Senior Kilas Balik Lewati Masa Kritis Pandemi Covid-19
Rumah Sakit Satya Negara sebelumnya bernama Rumah Sakit Sunter Agung, yang didirikan pada tahun 1991 dan kemudian bertransformasi menjadi rumah sakit terkemuka di Indonesia. RSSN tersebut terus berkembang dan berevolusi, salah satunya adalah transformasi pada tahun 2004 untuk menjadi rumah sakit unggulan dalam bidang bedah saraf. Rumah sakit ini dipimpin oleh Prof. Dr. dr. Satyanegara, Sp.BS, seorang dokter bedah saraf terkemuka, menjadikannya salah satu rumah sakit unggulan dalam bidang tersebut.
“Sekembali dari Jepang (thn 1972), rutinitas saya berangkat kerja jam 6 dan pulang sekitar jam 2, bahkan jam 3 pagi. Selama kurang lebih 30 tahun, waktu mengabdi pada RSPP (RS Pusat Pertamina) sampai pensiun, rutinitas kerja yang tidak berubah. Setelah pensiun dari RSPP, agak slow down walaupun tetap sibuk. Tapi yang paling mengubah kebiasaan saya, termasuk rutinitas kerja, waktu pandemi covid itu. Saya sempat depresi juga terus-terus di rumah saja, sendirian. Memberi konsultasi dan rapat melalui zoom saja. Dalam perjalanan, waktu RSSN sangat berjaya, waktu itu, dr. Imansyah, Sp.PD sebagai direktur utama, rawat inap RSSN penuh. Bahkan tempat tidurnya sudah tidak cukup, sampai ada peminjaman velbed untuk menampung pasien. Perjalanan waktu selama 34 tahun, RSSN tetap survive serta mewujudkan misi sebagai pelayanan kesehatan terdepan untuk pasien,” kata Prof. Satyanegara.

Salah satu pemegang saham RSSN Sunter, Adi Djohari (kanan depan) memberi tumpeng kepada direktur utama RSSN, dr. Ocky Melati sebagai simbol peringatan momen penting
Sementara itu, direktur utama RSSN dr. Ocky Melati Indah Sari, M.P.H. mengatakan bahwa makna usia 34 pada RSSN, lebih dari sekedar angka. Usia ke 34 juga bukan hanya penanda dari perjalanan menuju sukses di dalam pelayanan kesehatan, tapi juga bukti komitmen.
“perjalanan dan kerja keras kita semua, baik management, tenaga medis, tenaga kesehatan dan pemegang saham mewujudkan misi RSSN sejak berdiri tahun 1991 yang lalu,” kata Ocky Melati pada sambutan perayaan HUT RSSN. *** (Liu)
Kritik saran kami terima untuk pengembangan konten kami. Jangan lupa subscribe dan like di Channel YouTube, Instagram dan Tik Tok. Terima kasih.
-
Dakwaan4 minggu agoJPU Beberkan Dugaan Pengaturan DMUT dalam Sidang Tipikor Pertamina
-
Pledoi4 minggu agoPledoi Danny Praditya, Bantah Nikmati Uang Negara dalam Kerja Sama PGN–IAE
-
Saksi4 minggu agoEks Direktur Pertamina Absen Panggilan KPK
-
Saksi4 minggu agoPenyidikan Pemerasan Kejari HSU, KPK Dalami Aliran dan Mekanisme Uang


You must be logged in to post a comment Login