Connect with us

Saksi

JPU Beberkan Dugaan Aliran Dana Rp809 Miliar ke Goto

Published

on

Roy juga memaparkan dugaan penggunaan perusahaan manajemen investasi di Singapura bernama Endless Art Investment sebagai bagian dari skema peningkatan saham.

“Ada modus meningkatkan saham melalui perusahaan manajemen investasi di Singapura. Saham AKAP disetor ke Endless Art Investment lalu diberikan kepada yang bersangkutan. Seolah-olah itu perusahaan independen, padahal dananya dari AKAP sehingga menambah sahamnya,” ujarnya.

Menurut Roy, peningkatan jumlah saham terjadi signifikan dari 522 juta lembar saham saat pendirian menjadi lebih dari 15 miliar lembar saham. Ia mengaitkan hal itu dengan opsi pembelian kembali (buyback) saham pada 2024.

“Bagaimana peningkatan saham dari 522 juta lembar dengan nilai nominal Rp1 menjadi lebih dari 15 miliar lembar? Ada persetujuan sebagai pemegang saham untuk opsi buyback sekitar 91 juta dolar AS, padahal perusahaan dalam keadaan rugi,” ungkap Roy.

JPU juga menyoroti keterangan notaris yang menyebut tidak menerima dokumen perjanjian investasi dalam RUPS sirkuler terkait investasi bernilai ratusan juta dolar AS. Selain itu, ia menyinggung keterangan saksi dari pihak keuangan yang menyatakan tidak adanya standar operasional prosedur (SOP) tertulis terkait tata kelola keuangan.

“Notaris mengatakan hanya menerima RUPS sirkuler tanpa bukti agreement. Saksi keuangan juga menyebut tidak ada SOP tata kelola. Ini yang sedang kami uji dalam pembuktian,” katanya.

Roy menyimpulkan, dakwaan tidak hanya terkait penggunaan dana Rp809 miliar, tetapi juga menyangkut konstruksi dugaan peningkatan nilai saham yang dinilai berdampak pada pertambahan kekayaan saat penawaran umum perdana (IPO).

Persidangan perkara ini masih akan berlanjut dengan agenda pemeriksaan saksi dan pendalaman alat bukti oleh majelis hakim. *** (Red)

Kritik saran kami terima untuk pengembangan konten kami. Jangan lupa subscribe dan like di Channel YouTube, Instagram dan Tik Tok. Terima kasih.

Laman: 1 2

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Advertisement

Facebook

Tag

Trending