Ragam
KPK Perkuat Kapasitas Penindakan Lewat Pelatihan Teknis
36 penyelidik dan penyidik ikuti uji kompetensi berbasis integritas
Jakarta, pantausidang – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar pelatihan dan uji kompetensi teknis bagi penyelidik serta penyidik, di Gedung Pusat Edukasi Antikorupsi (ACLC) Jakarta, 8–19 September 2025. Sebanyak 36 peserta dari Kedeputian Penindakan mengikuti kegiatan yang dirancang untuk memperkuat strategi pemberantasan korupsi.
Wakil Ketua KPK Ibnu Basuki Widodo menegaskan, peningkatan kapasitas SDM menjadi kebutuhan mendesak menghadapi kompleksitas penindakan. “Selama 21 tahun, KPK telah menangani lebih dari 1.700 perkara korupsi. Kapasitas penyidik dan penyelidik harus terus ditingkatkan agar penindakan tetap profesional dan memberi efek jera,” kata Ibnu, Senin (8/9).
Data KPK mencatat, sejak 2004 hingga kini lembaga antikorupsi itu telah menangani 1.709 perkara. Bahkan pada semester I 2025, KPK melaksanakan lima kali kegiatan tangkap tangan yang menunjukkan penindakan berjalan intensif.
Pelatihan mencakup pemahaman hukum tindak pidana korupsi, KUHAP, UU Tipikor, hingga teknik intelijen pengumpulan dan pengolahan informasi. Peserta juga menjalani simulasi kasus dan diskusi kelompok agar pemahaman teknis dapat diterapkan di lapangan.
Ibnu menekankan, peningkatan kecakapan harus sejalan dengan integritas. “Integritas adalah kompas utama penegakan hukum. Kecakapan tanpa integritas bisa menyesatkan, sementara integritas tanpa kecakapan tidak akan menghasilkan penindakan efektif,” ujarnya.
Wakil Ketua KPK lainnya, Fitroh Rohcahyanto, menambahkan profesionalisme penindakan tidak hanya soal pasal atau prosedur. “Kemampuan intelektual harus berjalan seiring dengan kecerdasan emosional, ketegasan, dan empati saat bertugas,” jelas Fitroh.
Deputi Pendidikan dan Peran Serta Masyarakat KPK, Wawan Wardiana, menyebut pelatihan ini sebagai wujud konsistensi KPK memperkuat penindakan. “Kapasitas SDM yang mumpuni akan membuat pemberantasan korupsi lebih tajam, tepat sasaran, dan efektif,” ujarnya.
Kegiatan ini juga dihadiri sejumlah pejabat KPK, antara lain Sekjen Cahya Harefa, Plt. Deputi Penindakan Asep Guntur Rahayu, Direktur Penyelidikan Tessa Mahardika, dan Kepala Biro SDM Zuraida Retno Pamungkas. *** (Red – sumber humas KPK)
Kritik saran kami terima untuk pengembangan konten kami. Jangan lupa subscribe dan like di Channel YouTube, Instagram dan Tik Tok. Terima kasih.
-
Saksi4 minggu agoSaksi Ungkap Aliran Rp.809 miliar ke Goto, Jaksa menduga jadi keuntungan Pribadi Nadiem
-
Saksi4 minggu agoDirektur Legal GoTo Ungkap Perbedaan Investasi yang Dibayar Telkomsel dan Google ke Saham GoTo
-
Vonis4 minggu agoSuap Inhutani V, Direktur Anak Usaha Sungai Budi Divonis 2 tahun 4 bulan Penjara
-
Saksi2 minggu agoJaksa Ungkap Aliran Dana GoTo ke Cayman Island Berujung Saham ESOP


You must be logged in to post a comment Login