Connect with us

Ragam

Sekapur Sirih dan Gelak Tawa Dua Orang Sahabat Seperjuangan Selama 54 tahun, Prof. Satyanegara dan Sofjan Wanandi

Published

on

foto dokumentasi Peringatan dan Perayaan HUT ke 87 (Desember 2025) Prof. Satyanegara di Pondok Indah Golf (dok-liu)

Setelah itu, semua orang yakin bahwa Satyanegara hebat. Beliau sebelum pulang menghadapi berbagai handicap, tapi bertekad mau membaktikan dirinya.

Bahkan beliau menjadi dokter pribadi pak Harto (presiden ke 2 RI; Maret 1968 – Mei 1998) bertahun-tahun, dan mendampingi pak Harto sampai meninggal.

“Sehingga saya melihat kecintaan beliau kepada Bangsa Indonesia dan saya bujuk untuk pulang,” kata Sofjan Wanandi yang didampingi istrinya saat Live on Zoom.

Live dipandu anak Prof. Satyanegara, yakni Dharma di tengah tamu undangan di Sheraton Grand, Gandaria City Jakarta Selatan. Dharma juga sempat mengajukan pertanyaan kepada Sofjan.

Dharma mengaku bahwa sejak ia masih kecil, sudah kenal dengan Sofjan. Sehingga sampai sekarang, ia masih menyapa Om Sofjan dan Tante Riantini Sutedja.

“Sejak saya masih kecil, setiap minggu saya sering melihat Om dan Tante. Saya jadi ingin bertanya, bagaimana ceritanya Om bisa berteman dengan Papa saya sejak puluhan tahun yang lalu?” kata Dharma.

Sofjan mengaku, pertemanan dengan Prof. Satyanegara juga tidak lepas dari kesukaan minum sake (minuman beralkohol dari Jepang) serta wine. Sambil bergurai, ia mengaku juga sama-sama usil pada setiap kali pertemuan baik saat mendampingi kepala negara saat itu, Soeharto maupun di luar itu. Keduanya juga sering ceplas-ceplos, bicara apa adanya.

“Sebagai teman, tidak ada yang dirahasiakan di antara kami berdua. Begitu dekatnya, saya tahu sekali apa yang sisi kehebatan beliau. Tapi saya juga tahu kekurangannya, dimana saya bisa ganggu beliau. Tapi tentunya, pada momen yang berbahagia ini ( diamond jubilee ) saya tidak mau buka disini. Tapi saya yakin Yoko (istri Prof) yang mungkin sudah lebih banyak berkorban untuk beliau,” kata Sofjan sambil diiringi gelak tawa. *** (Liu)

Kritik saran kami terima untuk pengembangan konten kami. Jangan lupa subscribe dan like di Channel YouTube, Instagram dan Tik Tok. Terima kasih.

Laman: 1 2 3

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Advertisement

Facebook

Tag

Trending