Nasional
Arsitek, Kontraktor Butuh Materials Cepat untuk Penyelesaian Proyek
Jakarta, Pantausidang- Beberapa arsitek profesional di Jakarta melihat kerjasama swasta nasional Indonesia – Tiongkok, ICBMC (Indonesia – China Building Materials Center) di gedung WTC Mangga Dua (M2) belum bisa dijadikan sebagai referensi kegiatan perencanaan dan perancangan dengan keahlian menentukan material atau bahan bangunan.
Sementara, kegiatan desain bangunan bertautan dengan estetika bangunan, pemahaman material yang hendak digunakan dan lain sebagainya.
“Contoh aluminium kaca jendela untuk rumah kelas menengah ke atas, pesannya bisa lama 4 – 6 bulan. Kalau indent (memesan barang sebelum barangnya ready) bisa lama juga.”
“Kalau developer, sebagian menggunakan pinjaman bank. Maka, secepatnya (proyek) harus segera dibangun dan bisa dijual,” kata salah satu arsitek profesional di Jakarta, Aliang.
Awalnya ia berharap bisa update berbagai teknologi baru pada ICBMC. Karena ia diundang panitia dan EO (event organizer).
Tapi suasana di WTC M2 yang kentara hanya deretan toko-toko tanpa ada display (material) kecuali GRC Board (papan semen).
Sementara, kondisi pasokan barang seperti alumunium kaca jendela masih sangat dibutuhkan kontraktor dan arsitek.
Kondisi pasar bahan bangunan di Indonesia, terutama untuk kelas menengah ke atas masih prospektif. Permintaan untuk produk tertentu masih tinggi, tapi tidak ready stock.
“Seharusnya, manufacturing (bahan bangunan) dan pelayanan yang excellent di Indonesia harus dikedepankan di ICBMC WTC.”

Kritik saran kami terima untuk pengembangan konten kami. Jangan lupa subscribe dan like di Channel YouTube, Instagram dan Tik Tok. Terima kasih.
-
Internasional4 minggu agoKorelasi Pertemuan Komjak dan Jiangsu High People’s Court untuk Integritas Peradilan
-
Tuntutan4 minggu agoBos Paramitra Mulia Langgeng Anak Usaha Sungaibudi Grup (BUDI) Penyuap Dirut Inhutani V Dituntut 3,4 Tahun Penjara
-
Dakwaan3 minggu agoJPU Beberkan Dugaan Pengaturan DMUT dalam Sidang Tipikor Pertamina
-
Nasional4 minggu agoGuru Besar UIN Cirebon Dorong Revisi UU Kepolisian Sebelum Terbitkan PP ASN–Polri

