Healthy
Dengan Inovasi Robotic Surgery, TCH Sudah Tangani 465 Case Lutut & laparoskopi
Jakarta, pantausidang — Tzu Chi Hospital (TCH) sudah berhasil melakukan pembedahan dengan teknologi robotic untuk kasus pada area perut (laparoskopi) dan lutut dengan rasa nyeri minimal dan pemulihan yang lebih cepat dibanding metode konvensional.
Robotic surgery kini menjadi salah satu inovasi medis yang semakin dikenal dan diandalkan di Indonesia, dan TCH sudah tangani 356 case pada area lutut pasien. “Teknologi robotic dalam perspektif ilmu kedokteran, sebetulnya sudah ada sejak 1985.
Pertama kali, robotic surgery digunakan di Amerika. Dan hari ini, Tzu Chi Hospital memperagakan teknologi yang sama, robotic sebagai komitmen menghadirkan tindakan bedah yang lebih akurat, minim invasive.
“Kami focus pada keselamatan serta kualitas hidup pasien,” kata direktur senior TCH, Prof. Satyanegara saat memberi kata sambutan pada Seminar Awam Milestone Ceremony.
Robotic surgery atau operasi bedah robotik adalah teknik operasi modern yang menggunakan robot bedah untuk membantu dokter melakukan tindakan medis dengan tingkat akurasi yang tinggi.
Menandai pencapaian 100 Robotic Laparoscopic surgeries, TCH gelar seminar awam, dan peragaan robotic surgery oleh Dr. Stevano Sipahutar, Sp.U., FICRS serta talkshow testimony dengan pasien yang berhasil sembuh pasca operasi dengan robotic.
“Per hari ini (10/1), Tzu Chi hospital sudah melakukan 109 case pada area perut atau laparoskopi. Keseluruhan, (laparoskopi dan lutut) 465 case yang sudah berhasil dilakukan untuk pasien,” kata Prof. Satyanegara.
Sementara itu, Direktur Utama TCH, Dr. Gunawan Susanto, Sp.BS melihat urgensi pelayanan medis kepada pasien se-profesional mungkin. Sehingga tim medis yang terdiri dari dokter-dokter spesialis berpengalaman menjadi bagian dari perjalanan menuju masa depan layanan kesehatan yang lebih baik.

Dr. Stevano Sipahutar sedang memperagakan teknologi robotic Tzu Chi Hospital untuk urologi, kebidanan, bedah digestif, lutut pada Seminar Awam Milestone Ceremony
Kritik saran kami terima untuk pengembangan konten kami. Jangan lupa subscribe dan like di Channel YouTube, Instagram dan Tik Tok. Terima kasih.
-
Rekonstruksi4 minggu agoKesaksian Ibu Korban Perkosaan Mei 98 Sempat Jeda karena Traumatis
-
Dakwaan3 minggu agoJPU Kejar Sosok Misterius di Balik Operasional Buzzer, OOJ Marcella berlanjut
-
Saksi4 minggu agoSaksi ungkap Google Silaturahmi dengan Menko Marves LBP dan Menkominfo Johnny G Plate
-
Tuntutan3 minggu agoKerry Riza Dituntut 18 Tahun dan Uang Pengganti Rp13,4 Triliun


You must be logged in to post a comment Login