Connect with us

Saksi

KPK periksa Direktur PT Niogayo Bisnis Konsultan, terkait OTT kasus Pajak PT Wanatiara Persada

Published

on

Komisi Pemberantasan Korupsi memeriksa saksi dari unsur aparatur sipil negara dan konsultan swasta untuk memperjelas fakta hukum dugaan suap dalam pemeriksaan pajak di lingkungan Direktorat Jenderal Pajak periode 2021–2026.

Jakarta, pantausidang — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Rabu (18/2) di Gedung Merah Putih, Jakarta, telah memeriksa dua saksi dalam penyidikan dugaan korupsi terkait pemeriksaan pajak di lingkungan Direktorat Jenderal Pajak, Kementerian Keuangan periode 2021–2026.

Jurubicara KPK Budi Prasetyo mengatakan, dua saksi yang hadir dalam pemeriksaan penyidik KPK adalah:

Cholid Mawardi, Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang diperiksa mengenai komunikasi dengan para tersangka berdasarkan bahan bukti elektronik yang telah diamankan penyidik.

Erika Augusta, Direktur PT Niogayo Bisnis Konsultan, diperiksa seputar proses pembuatan kontrak dan invoice yang berkaitan dengan PT Wanatiara Persada (PT WP), termasuk konfirmasi penerimaan dan pengeluaran di perusahaan tersebut.

“Kedua saksi disebut hadir dan menjalani pemeriksaan secara lengkap, memberi keterangan kepada penyidik untuk membantu mengungkap dugaan perbuatan pidana yang disidik.” ujar Budi Prasetyo dalam keteranganya, Kamis 19 Februari 2026.

Latar Belakang Penyidikan

Kasus ini bermula ketika tim penyidik KPK menemukan indikasi suap dalam proses pemeriksaan pajak di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Madya Jakarta Utara.

Dalam penyidikan awal, diduga terjadi pengaturan nilai pajak bumi dan bangunan (PBB) terhadap wajib pajak besar, yakni PT Wanatiara Persada, yang memunculkan potensi kerugian negara dan adanya pembagian keuntungan kepada oknum penyelenggara negara pada DJP.

Dalam beberapa pemeriksaan sebelumnya, KPK telah memanggil puluhan saksi dari berbagai kelompok, termasuk wajib pajak, konsultan pajak, serta pejabat dan pegawai DJP, untuk mengklarifikasi alur pemeriksaan, penetapan nilai pajak, serta dugaan praktik suap.

Beberapa saksi juga memberikan keterangan terkait bagaimana nilai awal pajak yang ditetapkan turun signifikan setelah proses pemeriksaan, diduga sebagai akibat dari pengaturan di internal kantor pajak.

Upaya KPK Mengungkap Kasus

Penyidik terus melakukan pendalaman terhadap komunikasi dan dokumen terkait dengan para tersangka yang ditetapkan sebelumnya dalam kasus ini, termasuk dugaan keterlibatan konsultan eksternal dan pegawai pajak yang turut serta dalam proses pemeriksaan dan penetapan nilai pajak.

KPK juga telah melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) dan menetapkan sejumlah tersangka, termasuk oknum pejabat pajak, sebagai bagian dari pengusutan dugaan suap pemeriksaan pajak ini.

Koordinasi dan Langkah Selanjutnya

Dalam proses penyidikan, fokus utama pemeriksaan termasuk aspek kontraktual, aliran keuangan, dan komunikasi antara pihak swasta dan aparatur negara yang diduga terkait dengan dugaan suap. *** (Red)

Kritik saran kami terima untuk pengembangan konten kami. Jangan lupa subscribe dan like di Channel YouTube, Instagram dan Tik Tok. Terima kasih.

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Advertisement

Facebook

Tag

Trending