Internasional
Paparan Diskusi KOMJAK & Jaksa Shanghai, mulai dari Peran Aparat sampai Sistem Pengadilan Koruptor dengan Hukuman Mati
“Kalau yang dilaporkan, jaksa atau pegawai atau institusi (kejaksaan negeri, tinggi), KOMJAK memberikan rekomendasi untuk dapat ditindaklanjuti laporan masyarakat atau Lembaga, elemen masyarakat.
Laporan kepada pengawasan internal yakni jaksa agung muda bidang pengawasan (Jamwas), kalau di daerah, asisten pengawasan kejaksaan. Kami minta pemeriksaan terhadap terlapor dari aparat internal dulu,” kata Antoni Setiawan.
Tetapi kalau terlapor bukan tugas dan kewenangan KOMJAK, misalkan Lembaga lain seperti kepolisian, (laporan) diteruskan kepada Komisi Kepolisian Nasional (KOMPOLNAS).
Tapi kalau terlapor misalkan pegawai kejaksaan atau institusi kejaksaan, KOMJAK akan merekomendasi melalui Jaksa Agung Muda bidang Pengawasan yang berada di Kejaksaan Agung. Rekomendasi yang diterukan oleh KOMKJAK, dipantau sampai tiga bulan ke depan. Kalau ternyata tidak selesai, KOMJAK akan melakukan tindakan.
“Kalau dalam penanganan perkara, terdapat unsur kepentingan atau conflict of interest, atau tidak dilakukan pemeriksaan, KOMJAK bisa mengambil alih proses pemeriksaan,” kata Antoni Setiawan
KOMJAK dipilih melalui proses seleksi, yang berasal dari utusan pemerintah dan unsur masyarakat. Unsur masyarakat, dari berbagai latarbelakang, salah satunya jaksa yang pernah tugas di institusi kejaksaan.
Panitia seleksi diangkat dan dipilih presiden Republik Indonesia. Komisioner dari unsur pemerintah, diusulkan Menteri Koordinator bidang Politik dan Keamanan, dari berbagai latarbelakang.
“selama ini yang jadi utusan/perwakilan pemerintah untuk komisioner KOMJAK, yakni yang berlatarbelakang jaksa,” kata Antoni Setiawan. *** (Liu)

Usai pertemuan dan diskusi, pihak KOMJAK yang diwakili kepala sekretariat, Antoni Setiawan saling bertukar cindera mata dengan delegasi People’s Procuratorate of Shanghai Municipality yang dipimpin oleh Mr. He Wei
Kritik saran kami terima untuk pengembangan konten kami. Jangan lupa subscribe dan like di Channel YouTube, Instagram dan Tik Tok. Terima kasih.
-
Rekonstruksi4 minggu agoKesaksian Ibu Korban Perkosaan Mei 98 Sempat Jeda karena Traumatis
-
Dakwaan3 minggu agoJPU Kejar Sosok Misterius di Balik Operasional Buzzer, OOJ Marcella berlanjut
-
Tuntutan3 minggu agoKerry Riza Dituntut 18 Tahun dan Uang Pengganti Rp13,4 Triliun
-
Saksi3 minggu agoKasus EDC BRI, KPK Telusuri Peran Vendor PT Yaksa Harmoni Global, dan Internal Bank


You must be logged in to post a comment Login