Daerah
Sinergitas Pusat Daerah Transisi Suksesi Kepemimpinan
Jakarta, Pantausidang – Dewan pimpinan pusat (DPP) pemberdayaan UMKM (usaha mikro, kecil dan menengah) AkuMandiri, yang selama ini concern dengan berbagai masalah ekonomi kerakyatan sangat apresiatif, respons positif terhadap kebijakan presiden Prabowo Subianto. Cabinet baru segera bekerja, penanganan serius berbagai permasalahan di daerah sudah langsung dipetakan.
Sikap politik presiden, terfragmentasi ke dalam visi & misi calon-calon gubernur (cagub), bupati/walikota dari berbagai daerah secara nasional. Khusus Khofifah Indar Parawansa (politisi Indonesia yang menjabat sebagai Gubernur Jawa Timur; Februari 2019 – Februari 2024) dan calon bupati Jember, Gus Wahid juga diyakini memiliki visi misi yang paralel dengan kebijakan pemerintah pusat.
“Salah satu misi yang sangat nampak, kentara, (yakni) perhatian terhadap dunia pendidikan, beasiswa kepada mahasiswa, pendidikan gratis, pesantren dan mengaktifkan UMKM,” kata pengurus DPP AkuMandiri Sandi Suwardi Hasan.
Khusus mengenai infrastruktur bandara Notohadinegoro Jember, era bupati MZA Djalal (2005 – 2015) aktif operasional. Bahkan bandara membuka tiga rute penerbangan; Jember-Surabaya-Jakarta, Jember-Surabaya-Yogyakarta, Jember-Surabaya-Bali. Pesawat penumpang ATR 72 regional jarak pendek bermesin twin-turboprop dengan 72 seats yang operasional di Notohadinegoro.
“Ke depan, atas pertimbangan berbagai pihak, bandara ini akan diaktifkan kembali ketika Gus Fawahid terpilih (hasil Pilkada 2024). Keberadaan penerbangan dan kondisi bandara yang bagus, Fawahid melihat ini sebagai daya ungkit ekonomi,” kata Sandi.

Sandi Suwardi Hasan (tengah)
Kritik saran kami terima untuk pengembangan konten kami. Jangan lupa subscribe dan like di Channel YouTube, Instagram dan Tik Tok. Terima kasih.
-
Rekonstruksi4 minggu agoKesaksian Ibu Korban Perkosaan Mei 98 Sempat Jeda karena Traumatis
-
Dakwaan3 minggu agoJPU Kejar Sosok Misterius di Balik Operasional Buzzer, OOJ Marcella berlanjut
-
Tuntutan3 minggu agoKerry Riza Dituntut 18 Tahun dan Uang Pengganti Rp13,4 Triliun
-
Saksi3 minggu agoKasus EDC BRI, KPK Telusuri Peran Vendor PT Yaksa Harmoni Global, dan Internal Bank


You must be logged in to post a comment Login