Nasional
APPAKSI Optimis Target TKDN Alat Konstruksi pada Proses Assembling
Dari sisi pembelian alat, owner atau produsen semakin dituntut untuk menjaga kualitas, serta layanan purna jual. Hal ini sangat umum, tidak hanya berlaku pada industri alat berat.
Transaksi dengan kepastian pembeli puas dengan produk dan layanan yang dijual. Beberapa produsen alat berat sudah menerapkan prinsip layanan purna jual.
“sparepart nya bisa disediakan, mechanic juga disediakan, bahkan bisa memberi pelatihan operator. Terkait kebijakan PUPR, ada ajakan investasi, pencatatan mobilisasi alat.”
“Yang tahu (mobilisasi alat) memang hanya pemiliknya. Kalau pencatatan oleh Kementerian PUPR, saya tidak yakin, mereka bisa update,” kata Gatot.*** Liu
Kritik saran kami terima untuk pengembangan konten kami. Jangan lupa subscribe dan like di Channel YouTube, Instagram dan Tik Tok. Terima kasih.
-
Saksi3 minggu agoSaksi Ungkap Aliran Rp.809 miliar ke Goto, Jaksa menduga jadi keuntungan Pribadi Nadiem
-
Healthy3 minggu agoDengan Inovasi Robotic Surgery, TCH Sudah Tangani 465 Case Lutut & laparoskopi
-
Vonis3 minggu agoSuap Inhutani V, Direktur Anak Usaha Sungai Budi Divonis 2 tahun 4 bulan Penjara
-
Saksi3 minggu agoDirektur Legal GoTo Ungkap Perbedaan Investasi yang Dibayar Telkomsel dan Google ke Saham GoTo

