Vonis
Bupati Non-aktif Ricky Ham Pagawak Dihukum 13 tahun penjara
Jakarta, pantausidang- Bupati non-aktif Mamberamo Tengah, Ricky Ham Pagawak divonis 13 tahun penjara dan denda Rp500 juta subsider 3 bulan kurungan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Makassar, Sulawesi Selatan.
Dalam perkara kasus suap dan gratifikasi ini, majelis hakim dalam amar putusannya menyatakan, terdakwa Ricky Ham Pagawak terbukti bersalah melakukan tindak pidana korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU).
“Menjatuhkan vonis selama 13 tahun dan denda Rp500 juta terhadap terdakwa, Ricky Ham Pagawak, tapi apabila denda tersebut tidak bayar maka diganti dengan pidana kurungan selama tiga bulan,” ucap Ketua Majelis Hakim Joharas Siringo Ringo, di Pengadilan Tipikor, Makassar, Kamis (30/11/2023).
Selain itu, Ricki juga diwajibkan untuk membayar uang pengganti sebanyak Rp209 miliar kepada negara.
Kritik saran kami terima untuk pengembangan konten kami. Jangan lupa subscribe dan like di Channel YouTube, Instagram dan Tik Tok. Terima kasih.
-
Dakwaan4 minggu agoJPU Kejar Sosok Misterius di Balik Operasional Buzzer, OOJ Marcella berlanjut
-
Tuntutan4 minggu agoKerry Riza Dituntut 18 Tahun dan Uang Pengganti Rp13,4 Triliun
-
Saksi4 minggu agoKasus EDC BRI, KPK Telusuri Peran Vendor PT Yaksa Harmoni Global, dan Internal Bank
-
Saksi3 minggu agoKPK Akan Panggil Petinggi PSI Ahmad Ali dan Ketum PP dalam Kasus Gratifikasi Batu Bara Kukar

