Connect with us

Saksi

Eks Direktur Pertamina Absen Panggilan KPK

Published

on

KPK imbau saksi Chrisna Damayanto kooperatif setelah kondisi kesehatan pulih.

Jakarta, pantausidang – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengonfirmasi agenda pemeriksaan terhadap mantan pejabat tinggi PT Pertamina (Persero) terkait penyidikan dugaan Tindak Pidana Korupsi (TPK) suap pengadaan katalis.

Penyidik menjadwalkan pemeriksaan terhadap Chrisna Damayanto (CD), yang merupakan Direktur Pengolahan PT Pertamina periode 2012–2014, pada Senin (29/12) di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta.  Namun, yang bersangkutan berhalangan hadir memenuhi panggilan tersebut.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengungkapkan ketidakhadiran saksi CD dikarenakan alasan kesehatan. Pihak lembaga antirasuah telah menerima konfirmasi mengenai kondisi kesehatan saksi.

“Saksi CD terkonfirmasi tidak dapat memenuhi panggilan penyidik karena sakit,” ujar Budi Prasetyo dalam keterangannya kepada awak media, Senin (29/12).

Terkait hal tersebut, KPK mengimbau agar saksi bersikap kooperatif dengan segera memenuhi panggilan pemeriksaan setelah kondisi kesehatannya dinyatakan pulih. Hal ini diperlukan demi kelancaran proses hukum yang sedang berjalan.

“KPK mengimbau jika kondisi kesehatan yang bersangkutan sudah fit, untuk segera memenuhi panggilan pemeriksaan penyidik, agar proses hukumnya bisa segera tuntas,” ujarnya.

Soal Kasus Suap Pengadaan Katalis

Kasus ini berkaitan dengan dugaan penerimaan suap dalam proses pengadaan katalis di PT Pertamina (Persero). Katalis merupakan zat penting yang digunakan dalam proses pengolahan minyak mentah menjadi produk bahan bakar minyak (BBM).

Berikut adalah beberapa poin penting terkait latar belakang kasus ini:

* Periode Kasus: Penyelidikan difokuskan pada pengadaan yang terjadi sekitar tahun 2012 hingga 2015, di mana saat itu PT Pertamina tengah melakukan penguatan pada sektor pengolahan.

* Modus Operandi: Diduga terdapat kesepakatan bawah tangan antara oknum pejabat di Direktorat Pengolahan dengan pihak vendor atau perusahaan penyedia katalis untuk memenangkan kontrak tertentu.

* Fokus Penyidikan: KPK tengah mendalami aliran dana dan proses pengambilan keputusan dalam pemilihan vendor. Pemeriksaan saksi-saksi dari unsur direksi periode tersebut bertujuan untuk memetakan peran masing-masing pihak dalam struktur birokrasi pengadaan di perusahaan plat merah tersebut.

Hingga saat ini, KPK terus mengumpulkan alat bukti melalui penggeledahan dan pemeriksaan saksi-saksi guna memperkuat konstruksi perkara sebelum menetapkan status tersangka lebih lanjut kepada pihak-pihak yang terlibat.*** (Red)

Kritik saran kami terima untuk pengembangan konten kami. Jangan lupa subscribe dan like di Channel YouTube, Instagram dan Tik Tok. Terima kasih.

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Advertisement

Facebook

Tag

Nataru 2025-2026

Trending