Ragam
Jaksa Tuntut PT Treasure Fund Investama bayar denda Rp.100 miliar terkait TPPU perkara Jiwasraya
Jaksa juga meminta Hakim dalam putusannya, menjatuhkan pidana tambahan kepada PT Treasure Fund Investama, perampasan kekayaan senilai management fee yang diterima Rp 24,7 miliar

Pantausidang, Jakarta – Tim Jaksa Penuntut Umum pada Kejaksaan negeri Jakarta Pusat menuntut Denda Rp 1 miliar dan Rp 100 miliar terkait dugaan korupsi dan Tindak Pidana Pencucian Uang, pada pengelolaan dana Asuransi Jiwasraya 2008-2018.
Tuntutan diajukan oleh jaksa dalam sidang lanjutan dipengadilan Tipikor Jakarta pada Senen sore, 12 April 2022, dengan terdakwa Manajer Investasi PT Tresure Fund Investama.
“Menjatuhkan pidana pokok kepada Terdakwa PT. Treasure Fund Investama, yaitu: dalam perkara tindak pidana korupsi membayar denda sebesar Rp1 miliar, dalam perkara Tindak Pidana Pencucian Uang membayar denda sebesar Rp100 miliar,” ujar jaksa.
Menurut Jaksa PT Tresure Fund Investama telah terbukti bersalah melakukan Tindak Pidana Korupsi sesuai dengan Dakwaan Kesatu Primer melanggar pasal 2 UU Tipikor dan juga pasal 3 Jo pasal 7 Undang Undang No 8 tahun 2010 tentang Pencucian Uang.
Jaksa juga meminta agar Hakim dalam putusannya nanti, agar menjatuhkan pidana tambahan kepada terdakwa PT Treasure Fund Investama, berupa perampasan kekayaan senilai management fee yang diterima perusahaan tersebut senilai Rp 24,7 miliar.
Adapun jika tidak sanggup membayar maka akan dibebankan kepada Dwinanto Amboro, selaku Dirut dan Personel Pengendali PT Treasure Fund Investama dengan pidana kurungan selama 11 bulan.*** Red
Kritik saran kami terima untuk pengembangan konten kami. Jangan lupa subscribe dan like di Channel YouTube, Instagram dan Tik Tok. Terima kasih.
-
Tersangka2 minggu ago
Usai Kena OTT, Dirut Inhutani V dan Bos Anak Usaha Sungai Budi Group Resmi Tersangka
-
Gugatan3 minggu ago
Eks Karyawan MNC Grup Gugat Hary Tanoe, Kuasa Hukum Gak Muncul
-
Saksi2 minggu ago
Dugaan Korupsi Minyak Mentah Pertamina, Kejagung Periksa President Director PT Medco E&P Indonesia
-
Tersangka1 minggu ago
Kakak Hary Tanoesoedibjo dan Dua Perusahaan DNR Tersangka Korupsi Distribusi Bansos Beras Covid-19
You must be logged in to post a comment Login