Internasional
KPK Dorong Komitmen Kolektif Antikorupsi di ASEAN
KPK yang tengah memegang keketuaan ASEAN-PAC mengingatkan pentingnya komitmen kolektif negara-negara ASEAN dalam pemberantasan korupsi dengan memperkuat kolaborasi, integritas, dan keselarasan arah menuju visi bersama
Pertemuan Sekretariat ASEAN-PAC ke-21, KPK Tekankan Sinergi Regional dalam Pemberantasan Korupsi
Jakarta, pantausidang – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) secara resmi membuka Pertemuan Sekretariat ASEAN Parties Against Corruption (ASEAN-PAC) ke-21 di Jakarta pada 1-2 Juli 2025. Dalam forum tersebut, KPK yang tengah memegang keketuaan ASEAN-PAC mengingatkan pentingnya komitmen kolektif negara-negara ASEAN dalam pemberantasan korupsi dengan memperkuat kolaborasi, integritas, dan keselarasan arah menuju visi bersama.
Wakil Ketua KPK, Agus Joko Pramono, dalam sambutannya menyoroti tantangan korupsi di kawasan yang kini semakin kompleks. Oleh karenanya, butuh kesadaran bersama dan komitmen lintas negara dalam menanggulanginya.
“Saat ini, tantangan dalam memerangi korupsi menjadi semakin kompleks. Pertemuan Sekretariat ini menjadi mesin penggerak yang menyatukan komitmen negara-negara ASEAN dalam menyusun fondasi substantif dan prosedural dalam menghadapi tantangan korupsi secara kolektif,” tutur Agus.
Pertemuan ini sejalan dengan resolusi langkah strategis yang tertuang dalam Deklarasi Putrajaya, hasil dari kesepakatan Konferensi Antikorupsi Asia Tenggara di Malaysia yang dihadiri oleh Ketua KPK, Setyo Budiyanto pada April 2025.
Deklarasi tersebut menekankan perlunya keberadaan lembaga antikorupsi yang kuat, independen, dan mampu menjalin kerja sama lintas batas.
Menurut Agus, kehadiran dan kolaborasi antarlembaga antikorupsi merupakan fondasi dari tujuan kolektif ASEAN-PAC, yakni membangun kawasan yang kokoh, menjunjung hukum yang adil, serta pemerintahan yang akuntabel.
“Dengan semakin kuatnya posisi ASEAN-PAC, peran kita menjadi semakin relevan dan krusial. Upaya kita tak hanya menangani korupsi sebagai isu tersendiri, namun juga menjadi bagian penting dalam mendukung agenda besar ASEAN, termasuk integritas kelembagaan dan pembangunan berkelanjutan,” tambah Agus.

Kritik saran kami terima untuk pengembangan konten kami. Jangan lupa subscribe dan like di Channel YouTube, Instagram dan Tik Tok. Terima kasih.
-
Rekonstruksi4 minggu agoKesaksian Ibu Korban Perkosaan Mei 98 Sempat Jeda karena Traumatis
-
Dakwaan3 minggu agoJPU Kejar Sosok Misterius di Balik Operasional Buzzer, OOJ Marcella berlanjut
-
Tuntutan3 minggu agoKerry Riza Dituntut 18 Tahun dan Uang Pengganti Rp13,4 Triliun
-
Saksi3 minggu agoKasus EDC BRI, KPK Telusuri Peran Vendor PT Yaksa Harmoni Global, dan Internal Bank


You must be logged in to post a comment Login