Ragam
Melihat Kembali Persiapan Petugas Waduk Setiabudi Jelang Musim Hujan
Waduk Setiabudi normal, tapi kalau hujan terus menerus, (otomatis) sampah lebih banyak. Kalau kondisi sekarang (per tgl 21/11), timbulan sampah 15 – 18 m3
Air pembuangan rumah-rumah tangga bermuara ke waduk, dan diatur untuk disalurkan ke kali Ciliwung (Banjir Kanal Barat). Tahun 2020, Banjir Kanal Barat (BKB) penuh dan meluber. Sehingga air di waduk otomatis tidak bisa disalurkan ke BKB. Petugas yang mengawasi tinggi muka air, sampai menentukan untuk buka tutup pintu air.
Sementara petugas unit pengolahan sampah (UPS) Badan Air juga harus standby untuk membersihkan sampah yang timbul pada hidrolik. Selama ini, hanya ada tiga petugas UPS yang standby di waduk untuk awasi timbulan sampah.
“Ada (perahu) palka dengan mesin untuk inspeksi. Kadang darurat, kami saling pinjam dengan petugas IPAL (instalasi pengolahan air limbah) untuk bantu atasi sampah,” ujarnya. *** Liu.
Kritik saran kami terima untuk pengembangan konten kami. Jangan lupa subscribe dan like di Channel YouTube, Instagram dan Tik Tok. Terima kasih.
-
Rekonstruksi4 minggu agoKesaksian Ibu Korban Perkosaan Mei 98 Sempat Jeda karena Traumatis
-
Dakwaan3 minggu agoJPU Kejar Sosok Misterius di Balik Operasional Buzzer, OOJ Marcella berlanjut
-
Tuntutan3 minggu agoKerry Riza Dituntut 18 Tahun dan Uang Pengganti Rp13,4 Triliun
-
Saksi3 minggu agoKasus EDC BRI, KPK Telusuri Peran Vendor PT Yaksa Harmoni Global, dan Internal Bank

