Daerah
Optimis dengan Pasar Ekspor Lada, BP3L Perbaiki Data
Di tengah kondisi sekarang ini, produksi lada putih petani turun terus, sementara permintaan pasar tinggi sekali. Tata kelola dan pembinaan ke petani beberapa tahun terakhir terhenti, karena adanya catatan dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait tata kelola lalu seluruh program pengembangan komoditas ini berhenti semuanya.
“Selain data yang tidak sinkron, pasar langsung bereaksi. Mereka ( buyer ) bertanya-tanya, mengapa (laporan data dan informasi) meyakinkan bahwa stok barang (MWP) masih banyak. Kalau mengacu pada mekanisme pasar, demand (permintaan) meningkat karena supply (pasokan) menurun. Tapi karena distorsi, harga juga menurun. Kami berupaya memperbaiki error data,” kata Rafki melalui sambungan telepon.
Fakta di lapangan, stok barang semakin menipis. Beberapa buyer langsung datang ke Bangka untuk mengkonfirmasi kepada BP3L. Datanya yang mereka pegang, (bahwa) stok barang banyak.
Sehingga mereka langsung datang kunjungan ke Bangka. BP3L pun mengajak buyer untuk melihat langsung kondisi di perkebunan, sampai akhirnya dia (buyer) baru percaya. Mereka baru yakin, kalau fakta di lapangan, banyak lahan kebun lada yang mati.

Kritik saran kami terima untuk pengembangan konten kami. Jangan lupa subscribe dan like di Channel YouTube, Instagram dan Tik Tok. Terima kasih.
-
Rekonstruksi4 minggu agoKesaksian Ibu Korban Perkosaan Mei 98 Sempat Jeda karena Traumatis
-
Dakwaan3 minggu agoJPU Kejar Sosok Misterius di Balik Operasional Buzzer, OOJ Marcella berlanjut
-
Tuntutan3 minggu agoKerry Riza Dituntut 18 Tahun dan Uang Pengganti Rp13,4 Triliun
-
Saksi3 minggu agoKasus EDC BRI, KPK Telusuri Peran Vendor PT Yaksa Harmoni Global, dan Internal Bank

