Nasional
Tantangan Bisnis Keluarga Sosrodjojo, Sampai Tiga Generasi
Melihat kondisi perusahaan, yang bertumpu pada management keluarga, ia mengaku percaya dengan mitos dan tantangannya
Memasarkan Produk Rokok
Ketika pindah dari Slawi ke Jakarta, Surjanto memasarkan rokoknya di daerah Tanjung Priok, Jakarta Utara (Jakut). waktu itu, ia masih berusia sekitar 19 tahun dan menjual rokoknya ke beberapa warung. Ternyata hasil pemasaran rokok khususnya di Jakut berhasil.
Waktu itu, ia juga masih sekolah malam hari di Pahoa. Setelah lulus SMP Pahoa, ia sempat pindah ke Semarang Jawa Tengah. Karena merasa tidak betah, kembali ke Jakarta. “Saya jual rokok ketengan (sedikit-sedikit). Rokoknya laku khususnya merek Pluitan. Kakak saya memasarkan merek lain tapi hanya bertahan sekitar 10 tahun saja,” kata peraih gelar Diplom Kaufmann ( business administration ) Universitas Mannheim, Jerman (1966 – 1973).
Alih Bisnis
Karena bisnis rokok tutup, akhirnya Surjanto disuruh bantu tangani bisnis teh botol. Tepatnya, setelah kembali dari Jerman, ke Indonesia tahun 1973, ia mulai focus membantu pemasaran teh botol.

Kritik saran kami terima untuk pengembangan konten kami. Jangan lupa subscribe dan like di Channel YouTube, Instagram dan Tik Tok. Terima kasih.
-
Justitia4 minggu agoKubu Gus Yaqut Meradang, KPK Kian Percaya Diri
-
OTT4 minggu agoKPK Tahan Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman dalam Kasus Dugaan Pemerasan
-
Nasional4 minggu agoSuasana Keseharian PN Jakpus di tengah Upaya Mencari Keadilan
-
Laporan4 minggu agoLPSK Beri Perlindungan Darurat Aktivis KontraS


You must be logged in to post a comment Login