Ragam
2024 IDF di Kaohsiung Taiwan, Ada 10-11 Penyakit Menyebabkan Demensia
Yuan-Han Yang, Professor, Neuroscience Research Center , Kaohsiung Medical Univ, Vice superintendent, Kaohsiung Municipal Tatung Hospital Taiwan sebagai lead IDF, dan para pembicara datang dari Singapura, Korea, Jepang, Thailand, Filipina, Vietnam.

Masing-masing ahli dari negaranya memaparkan materi/presentasi mengenai dementia dan alzheimer. Kondisi dimana penderita mudah lupa, sebagai gejala yang paling sering ditemukan dalam kehidupan sehari-hari warga lanjut usia (lansia). Tapi, mudah lupa tak jarang ditemukan pada usia setengah baya, bahkan umur belia.
“Untuk memori (ingatan), mungkin penderita demensia masih bisa mengenal anggota-anggota keluarganya atau orang-orang dekatnya. Tapi yang jelas, usia yang di atas 65 tahun, masih usia produktif. Usia tersebut, masih efektif dan efisien dalam melakukan pekerjaan,” kata Prof. Satyanegara saat ditemui di ruang prakteknya di Rumah Sakit Satya Negara (RSSN) Sunter Jakarta Utara.
Beberapa pembicara pada IDF melihat perlunya pelatihan, terapi psychology untuk analisa. Bagi saya, hal tersebut ‘datar’ dan sebaliknya ia melihat urgensi untuk membangun fasilitas Dementia Research Center .
Hal tersebut yang diutarakan oleh pembicara dari Singapura. Ide tersebut (research center) lebih mendekati pemikirannya. Sebelum penderita dementia dititipkan di panti jompo atau senior living care, perlu ada pemeriksaan.
“Sebelum masuk panti jompo, peneliti di research center bisa membantu pemeriksaan (terhadap penderita dementia). Kadang ada asrama juga untuk mendukung kegiatan research . Pembicara yang lain termasuk dari Filipina, Vietnam lebih berkutat pada fisioterapi, psychiatrist, education sebagai tindakan terhadap penderita dementia.
“Berbagai fasilitas yang dibangun pemerintah masing-masing negara, juga harus dibarengi dengan peran swasta. Kolaborasi pemerintah dan swasta, termasuk upaya menyiapkan asrama, sambil pengobatan,” kata Prof. Satyanegara. *** Liu
Kritik saran kami terima untuk pengembangan konten kami. Jangan lupa subscribe dan like di Channel YouTube, Instagram dan Tik Tok. Terima kasih.
-
Rekonstruksi4 minggu agoKesaksian Ibu Korban Perkosaan Mei 98 Sempat Jeda karena Traumatis
-
Dakwaan3 minggu agoJPU Kejar Sosok Misterius di Balik Operasional Buzzer, OOJ Marcella berlanjut
-
Tuntutan3 minggu agoKerry Riza Dituntut 18 Tahun dan Uang Pengganti Rp13,4 Triliun
-
Saksi3 minggu agoKasus EDC BRI, KPK Telusuri Peran Vendor PT Yaksa Harmoni Global, dan Internal Bank

