Connect with us

Nasional

Gerak Cepat, Inisiatif di Balik Keyakinan Bantu Korban Bencana

Published

on

Jakarta, pantausidang — Awal kegiatan partisipasi tenaga kesehatan atau perawat yang tergabung dalam Perkumpulan Perawat Pembaharuan Indonesia (P3I), membantu penanganan dampak bencana di sejumlah wilayah di Aceh, setelah melihat gerak cepat dan inisiatif ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP) bidang kesehatan Prof. (H.C.) Dr. dr. Ribka Tjiptaning P., AAK. Selain, pengurus P3I sudah terlebih dahulu mengumpulkan dana bantuan dari para anggota.

“kami (pengurus P3I) dapat mengumpulkan sekitar Rp 7,5 juta. Kami tetap harus berangkat untuk bantu korban, minimal dalam kapasitas kami dengan menyediakan perawatan,” kata Sekjen P3I Sukendar.

Tapi mengingat jumlah dana tersebut masih belum cukup, P3I berusaha menggalang lagi dana bantuan. Karena begitu yakin untuk membantu korban bencana dengan penuh empati, ia sempat bertemu dengan ketua DPP PDIP bidang kesehatan, Prof. (H.C.) Dr. dr. Ribka Tjiptaning P., AAK.

Dari pertemuan tersebut, beliau sempat tanya lagi mengenai komitmen untuk gabung dengan tim medis, membantu para korban bencana.

“Ibu Prof sempat bertanya kedua kalinya ‘ …. Kang Sukendar serius mau berangkat ke daerah bencana?….’. saya respons dengan komitmen. Selain, saya meyakinkan ibu Prof, bahwa saya harus memberi contoh kepada rekan-rekan perawat, dan siap berangkat. Dari situ, saya melihat gerak cepat ibu Prof dan anggota tim medis lainnya,” kata Sukendar.

Setelah tiket ke Medan, Sumatera Utara sudah diurus, besok pagi kami langung menuju bandara Soekarno Hatta, temu dengan beberapa orang pengurus PDIP.

Tim terdiri dari dua dokter, satu bidan serta dua perawat dari P3I. Keseluruhan 10 orang termasuk tenaga pendukung seperti angkut-angkut barang. Ketika tiba di Lokasi, tim medis disambut ketua DPD Sumatera Utara (Sumut) PDIP. bahkan beberapa sempat Sholat, istirahat, ngopi di kantor DPD. Lalu Tim diantar pengurus DPD, setelah berkoordinasi dengan pengurus DPC. Tapi tidak bisa dihubungi karena memang tidak ada sinyal.

Setelah berusaha, akhirnya terhubung dengan pengurus DPC PDIP kota Langsa Aceh, dan Lhokseumawe.

“Kami berangkat jam 5 sore, dan tiba di Lokasi, dan langsung merinding, Karena kondisi kotor, macet, semrawut, berlumpur. Kami tidak dapat tempat di Aceh Tamiang karena masih diguyur hujan, berlumpur, tidak ada tempat tidur.”

“Kami tidak bawa terpal. Ada tenda BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana), tapi kosong. sehingga mereka (BNPB) juga menggunakan fasilitas seadanya di Gedung aula, yang ada air bersih walaupun agak bau,” kata Sukendar.

Sampai akhirnya, ada Gedung dengan fasilitas yang terbaik juga, yakni ketika tim menemukan gedung pesantren, yang lokasinya antara Aceh Tamiang dan Langsa. Pesantren ini tidak kena dampak. Tim diterima dengan baik, dan ternyata pimpinan pesantren juga kenal baik dengan para petinggi PDIP termasuk pa Hasto Kristiyanto (sekjen PDIP), Puan Maharani (ketua DPP PDIP). sebelum kami tiba di pesantren, ternyata Prof Ribka juga sudah sampai dulu.

PDIP dan P3i bantuan kemanusiaan korban Sumatra

Sekjen Perkumpulan Perawat Pembaharuan Indonesia (P3I), Sukendar (tengah)

Kritik saran kami terima untuk pengembangan konten kami. Jangan lupa subscribe dan like di Channel YouTube, Instagram dan Tik Tok. Terima kasih.

Laman: 1 2

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Advertisement

Facebook

Tag

Nataru 2025-2026

Trending