Nasional
Kementerian PUPR Desak Pembuatan Database Alat Berat
penggunaan alat berat pada sektor konstruksi semakin lumrah dan massif di tengah proses pembangunan infrastruktur, untuk lebih cepat selesainya
Jakarta, Pantausidang – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengaku belum bahas secara komprehensif upaya pengumpulan data dan pembuatan database alat berat seperti backhoe, shovel, Motor Grader, bulldozer, forklift, excavator dan lain sebagainya.
Sementara penggunaan alat berat pada sektor konstruksi semakin lumrah dan massif di tengah proses pembangunan infrastruktur, untuk lebih cepat selesainya.
“(PUPR) belum bahas, belum temu (dengan stakeholders alat konstruksi). Kami sebetulnya memang harus sering temu. Kita bersama-sama melihat potensi dan kapasitas di tengah percepatan proses pembangunan, kaitannya dengan penggunaan alat-alat berat,” ujar Direktur Kelembagaan dan Sumber Daya Konstruksi (Kementerian PUPR) Nicodemus Daud mengatakan kepada Redaksi.
Secara keseluruhan, alat berat bisa membantu Anda mencapai hasil akhir yang lebih memuaskan. Industry alat berat memberikan kontribusi terhadap jalannya konstruksi, selain ada tantangan dalam proses pengerjaan proyek.

Dari kiri kekanan –> Wahyudi (Indopora), Gatot Sudjito (APPAKSI), Prof Budi Soepandji (guru besar ilmu geoteknik FTUI), Nicodemus Daud (K-PUPR)
Kritik saran kami terima untuk pengembangan konten kami. Jangan lupa subscribe dan like di Channel YouTube, Instagram dan Tik Tok. Terima kasih.
-
Rekonstruksi4 minggu agoKesaksian Ibu Korban Perkosaan Mei 98 Sempat Jeda karena Traumatis
-
Dakwaan3 minggu agoJPU Kejar Sosok Misterius di Balik Operasional Buzzer, OOJ Marcella berlanjut
-
Tuntutan3 minggu agoKerry Riza Dituntut 18 Tahun dan Uang Pengganti Rp13,4 Triliun
-
Saksi3 minggu agoKasus EDC BRI, KPK Telusuri Peran Vendor PT Yaksa Harmoni Global, dan Internal Bank

