Daerah
Optimis dengan Pasar Ekspor Lada, BP3L Perbaiki Data
Di tengah kondisi sekarang ini, produksi lada putih petani turun terus, sementara permintaan pasar tinggi sekali. Tata kelola dan pembinaan ke petani beberapa tahun terakhir terhenti, karena adanya catatan dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait tata kelola lalu seluruh program pengembangan komoditas ini berhenti semuanya.
“Selain data yang tidak sinkron, pasar langsung bereaksi. Mereka ( buyer ) bertanya-tanya, mengapa (laporan data dan informasi) meyakinkan bahwa stok barang (MWP) masih banyak. Kalau mengacu pada mekanisme pasar, demand (permintaan) meningkat karena supply (pasokan) menurun. Tapi karena distorsi, harga juga menurun. Kami berupaya memperbaiki error data,” kata Rafki melalui sambungan telepon.
Fakta di lapangan, stok barang semakin menipis. Beberapa buyer langsung datang ke Bangka untuk mengkonfirmasi kepada BP3L. Datanya yang mereka pegang, (bahwa) stok barang banyak.
Sehingga mereka langsung datang kunjungan ke Bangka. BP3L pun mengajak buyer untuk melihat langsung kondisi di perkebunan, sampai akhirnya dia (buyer) baru percaya. Mereka baru yakin, kalau fakta di lapangan, banyak lahan kebun lada yang mati.

Kritik saran kami terima untuk pengembangan konten kami. Jangan lupa subscribe dan like di Channel YouTube, Instagram dan Tik Tok. Terima kasih.
-
Niaga4 minggu agoDirektur BNI dan INALUM Inspirasi Alumni Muda ITS
-
Duplik3 minggu agoSidang Duplik, Riefky Sungkar Minta Dibebaskan: Saya Dikriminalisasi
-
Nasional15 jam agoMendikdasmen: Sekolah Nasional Terintegrasi Buton Tengah Dibangun dan Beroperasi Tahun 2026
-
Vonis4 minggu agoBos Bara Jaya Utama Hendarto Divonis 8 Tahun

