Terpidana
KPK Setor Rp10 Miliar ke Negara Hasil Uang Pengganti Eks Wali Kota Ambon Hingga Eks Bupati Bangkalan

Jakarta, pantausidang- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), menyetorkan uang ke negara sejumlah Rp10 miliar. Uang sebesar itu bersumber dari uang pengganti terpidana korupsi mantan Bupati Bangkalan R Abdul latif Amin Imron atau Ra Latif dan sejumlah kepala daerah lainnya.
Kepala Pemberitaan KPK Ali Fikri mengatakan, selain bersumber dari uang pengganti, uang yang disetorkan itu juga berasal dari pembayaran denda dan hasil lelang barang rampasan para terpidana.
“KPK setor Rp10 miliar dari pembayaran uang pengganti terpidana R Abdul Latif Amin Imron dan kawan-kawan,” kata Ali kepada wartawan, Jumat (15/12/2023).
Ali menambahkan, uang itu menjadi salah satu pemasukan negara dari pemulihan aset atau asset recovery perkara korupsi di KPK.
Kritik saran kami terima untuk pengembangan konten kami. Jangan lupa subscribe dan like di Channel YouTube, Instagram dan Tik Tok. Terima kasih.
Nasional4 minggu agoIPW Desak KKP Usut Beneficial Owner PT Mega Marine Pride (MMP) dan PT Baramuda Bahari
Ragam3 minggu agoMerenda Asa dan Manfaat di Balik Aset Rampasan Hasil Korupsi di Yogyakarta
Pengaduan4 minggu agoBEM Universitas Pertiwi Seret Tri Adhianto ke Kejagung Soal Dugaan Korupsi KSO Migas
Saksi4 minggu agoNusron Wahid dan Dua Direktur Kencana Jayaproperty Dipanggil KPK Terkait Kasus HGB Summarecon
























