Connect with us

Nasional

Asosiasi Dapur 3T MBG Hadir Dorong Standar Gizi dan Kolaborasi Nasional

Published

on

Kolaborasi lintas sektor untuk penguatan layanan pangan bergizi di wilayah tertinggal

Jakarta, pantausidang — Asosiasi Pengelola Dapur MBG 3T Indonesia resmi diperkenalkan kepada publik sebagai wadah kolaboratif yang berfokus pada penguatan sistem penyediaan pangan bergizi, khususnya di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar atau 3T. Kehadiran asosiasi ini dilandasi semangat kebersamaan serta kepedulian terhadap peningkatan kualitas gizi masyarakat di daerah yang masih menghadapi keterbatasan akses.

Asosiasi ini menghimpun berbagai unsur strategis, mulai dari akademisi, praktisi di bidang pengelolaan dapur dan program nasional, hingga pelaku usaha yang selama ini berada di garis depan dalam penyediaan layanan pangan bergizi. Kolaborasi lintas sektor tersebut diharapkan mampu menghadirkan solusi yang nyata, terukur, dan berkelanjutan.

Ketua Umum Asosiasi Pengelola Dapur MBG 3T Indonesia, Onesimus Djong, menegaskan bahwa pembentukan asosiasi ini tidak hanya sekadar menjadi wadah silaturahmi, tetapi juga sebagai ruang konsolidasi dan advokasi bagi para pelaku usaha.

“Asosiasi ini kami bentuk sebagai ruang bersama untuk memperkuat peran pelaku usaha dapur MBG, sekaligus memastikan adanya kepastian dan perlindungan dalam menjalankan program pemenuhan gizi di wilayah 3T,” ujar Onesimus.

Lebih lanjut, Onesimus menyampaikan bahwa asosiasi akan mendorong terciptanya sistem pengelolaan dapur yang profesional, transparan, dan berkelanjutan. Hal ini dinilai penting agar program pemenuhan gizi nasional dapat berjalan secara efektif dan tepat sasaran.

Dapur MBG 3T

Kritik saran kami terima untuk pengembangan konten kami. Jangan lupa subscribe dan like di Channel YouTube, Instagram dan Tik Tok. Terima kasih.

Laman: 1 2

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Advertisement

Facebook

Tag

Trending