Connect with us

Ragam

Polemik Video Lawas Anies, Tak Nyapres Jika Prabowo Nyapres, Ketum Brigade 08: Itu Video Lawas 2019, Jangan di Plintir

Pantausidang, Jakarta – Polemik video lawas Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan yang berisikan ia tidak akan maju menjadi calon presiden (Capres) bila Prabowo ikut menjadi Capres di Pilpres viral di dunia maya di tanggapi oleh Ketua Umum Brigade 08 Zecky Alatas meminta pemahaman publik bahwa itu video lawas tahun 2019 dan jangan diplintir.

 

Dalam video yang berdurasi singkat, Anies Baswedan mengatakan bahwa ia tidak akan maju sebagai Capres jika Prabowo ikut berkompetisi di Pilpres.

 

“Saya tidak ingin menjadi bagian dari daftar orang yang mengkhianati promotornya (Prabowo). Saya tidak ingin menjadi orang yang menjegal promotornya,” kata Anies dikutip dari video yang diunggah akun Twitter @AndriCemong2, yang dikutip Pantausidang.com, Senin, 15 Agustus 2022.

 

Anies Baswedan menegaskan, bahwa ia tidak akan menjegal langkah Prabowo dalam pencalonan presiden. Menurutnya, dia berpegang pada ucapannya ini, maka pada 2024 mendatang seharusnya dia tidak maju sebagai calon presiden.

 

“Pak Prabowo adalah calon dari Partai Gerindra. Saya sampaikan berkali-kali, bahwa saya tidak mau menjadi orang yang dibawa untuk berhadapan dengan Pak Prabowo,” tukasnya.

 

Ketua Umum Brigade 08 Zecky Alatas menanggapi polemik tersebut dengan menyatakan bahwa isi video tersebut benar tapi publik harus memahaminya bahwa itu adalah video lawas tahun 2019 lalu.

 

“Itu adalah video lawas pada waktu 2019,” ucap Pendukung Fanatik Anies Baswedan itu.

 

Menurut Zecky, Anies Baswedan sudah berkomitmen tidak maju sesuai dengan video yang sedang viral dan menjadi sorotan warganet di jagad maya pada saat tahun 2019 itu.

 

Namun, saat ini berbeda apalagi Anies sebentar lagi menyelesaikan masa jabatannya sebagai Gubernur DKI Jakarta.

 

“Pak Anies sudah membuktikannya bawa dia akan menyelesaikan masa jabatan sampai dengan selesai,” ujar Zecky Alatas.

 

Zecky Alatas menegaskan, kalau sudah selesai masa jabatan sebagai Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan ingin melakukan apa saja, itu hak asasinya.

 

“Artinya, Pak Anies mau kemana saja, mau buat apa saja, itu hak asasi Anies. Jadi jangan dipelintir donk,” tegasnya.

 

“Video lawas itu memang karena banyak yang sangat suport dan dukung Anies. Makanya, video lawas pun di perhitungkan,” sambung Zecky pendukung Fanatik Anies Baswedan.

 

Atas ucapan Anies Baswedan tersebut, menarik perbincangan publik termasuk penggiat media, Chusnul Chotimah ikut berkomentar perihal ucapan Gubernur DKI Jakarta itu.

 

Menurut Chusnul Chotimah, Anies bakal memakan omongannya sendiri bila  mencalonkan diri jadi presiden pada 2024 mendatang. Karena, secara resmi Prabowo telah mendeklarasikan diri sebagai calon presiden.

 

“Prabowo resmi maju jadi Capres di 2024, nge-share video Anies yang berjanji enggak akan menjegal promotornya atau Prabowo,” ujarnya di akun resmi penggiat media itu.

 

“Bukan berarti takut sama Anies, itu cuma untuk perlihatkan kepada dunia, kalau orang yang suka menjiIat atau bermulut manis, akan sering kemakan omongan sendiri, dan ituIah Anies,” tukasnya.

 

Menurut pemberitaan, Prabowo Subianto secara resmi mendeklarasikan diri maju sebagai calon presiden (capres) pada pilpres 2024.

 

Hal itu disampaikan saat Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Partai Gerindra 2022 di Sentul International Convention Center, Bogor, Jawa Barat, Jum’at, 12 Agustus 2022 lalu. ***Muhammad Shiddiq

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Ragam

Pertama kali, KPK Resmi Rekrut 50 CPNS baru

Pantausidang, Jakarta – Sebanyak 50 CPNS lulusan Politeknik Keuangan Negara STAN (PKN-STAN) menjadi CPNS angkatan pertama yang bergabung langsung dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Para lulusan dengan disiplin ilmu keuangan ini direkrut melalui kerja sama yang telah terjalin sebelumnya antara KPK dan Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

“Selamat datang, selamat bergabung dengan kami pejuang-pejuang Indonesia. Semangat! Lima puluh orang ini merupakan darah segar bagi KPK,” ujar Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron.

Continue Reading

Ragam

Papdesi : Harmonisasi 21 Undang Undang dengan UU Desa, Lebih Penting Ketimbang 9 tahun Jabatan Kades

Ketua Umum Papdesi, Wargiyati menegaskan revisi diperlukan karena banyak peraturan yang tumpang tindih antara pemerintah pusat dengan Desa

Pengurus DPP PAPDESI soal Revisi UU Desa

Pantausidang, Jakarta – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Perkumpulan Aparatur Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Papdesi), meminta Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) segera mensahkan Revisi Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa.

Ketua Umum Papdesi, Wargiyati menegaskan bahwa revisi diperlukan karena banyak peraturan yang selama ini tumpang tindih antara pemerintah pusat dengan pemerintah daerah. Oleh sebab itu banyak permasalahan yang terjadi karena adanya multitafsir.

“Karena itu, kami mendesak agar Revisi UU Desa masuk Program Legislasi Nasional (Prolegnas) Prioritas 2023. Dengan demikian pemerintah dan DPR RI dapat segera membahas dan mengesahkan revisi UU Desa,” katanya.


Continue Reading

Ragam

Warga Batu Ampar Bali Sambangi Kantor Watimpres, Adukan Penyerobotan Lahan

Bambang Slamet Riyadi (Kiri) dan Nyoman Tirtawan (Kanan)/foto istw.

Pantausidang, Jakarta – Perjuangan warga Dusun Batu Ampar, Desa Pejarakan, Kecamatan Gerokgak, Buleleng, Bali untuk memperoleh kembali tanah mereka tak pernah pupus. Kali ini mereka mengadu ke Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres), Rabu (1/2/2023).

Nyoman Tirtawan salah seorang perwakilan warga yang menyambangi kantor Wantimpres di Jalan Veteran III, Jakarta Pusat, mengaku diterima oleh Tim Ahli Dewan Pertimbangan Presiden Bidang Politik Hukum dan Agraria Dr. Bambang Slamet Riyadi, SE.,SH.,MH.,MM.

“Kami melaporkan kepada tim ahli hukum Wantimpres, ada Bapak Bambang Slamet Riyadi, kami 55 warga Batu Ampar yang memiliki bukti kepemilikan tanah dan membayar pajak dari dulu sampai sekarang namun mereka diusir dan tanah mereka dicaplok dan dibangun hotel di atas tanah mereka,” katanya.

Continue Reading

Facebook

Tag

Covid-19

Worldwide

675,852,150
Kasus
6,768,076
Meninggal Dunia
648,156,186
Sembuh
Indonesia
  • Terkonfirmasi: 6,730,778
  • Meninggal Dunia: 160,826
  • Sembuh: 6,565,684