Connect with us

Pledoi

Agus Susetyo : Tuntutan Jaksa KPK pelintir keterangan saksi Perkara Suap Pajak Johnlin

Salah satu Terdakwa Penyuap pejabat Pajak Angin Prayitno Aji dkk, Veronika Lindawati dari Bank Panin

Pantausidang, Jakarta – Terdakwa konsultan Pajak PT Jhonlin Baratama, Agus Susetyo tak terima atas tuntutan 3 tahun penjara terkait dugaan menyuap mantan Direktur Pemeriksaan dan Penagihan pada Direktorat Jenderal Pajak Angin Prayitno Aji. Dia berharap dibebaskan.

“Dalam kesempatan yang baik ini, dengan segenap kerendahan hati saya memohon kepada Yang Mulia Majelis Hakim agar menyatakan saya, Agus Susetyo tidak terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi sebagaimana disebutkan dalam seluruh dakwaan dan membebaskan saya, Agus Susetyo dari seluruh dakwaan,” ucap Agus dalam nota pembelaan atau pleidoinya, Kamis, 12 Januari 2023.

Agus yang dalam surat dakwaan disebut sebagai konsultan pajak PT Jhonlin Baratama dituntut 3 tahun penjara.

Selain itu, jaksa menuntut Agus Susetyo membayar uang pengganti Rp 5 miliar.

Adapun jika uang pengganti itu tidak dibayar, harta benda Agus Susetyo akan disita oleh jaksa. Jika harta Agus tidak mencukupi untuk uang pengganti, Agus akan dipenjara selama 1 tahun dan 6 bulan penjara.

Laman: 1 2 3

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Pledoi

Perkara KDRT, Kamal Mangwani melalui pengacara minta dibebaskan

Penasehat hukum juga meminta agar majelis hakim memulihkan nama baik kliennya atas dugaan kdrt tersebut.
Sebelumnya Jaksa mengajukan hukuman 3 tahun

https://youtu.be/hpeEDCeyMw8

Pantausidang, Jakarta – Sidang lanjutan perkara dugaan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), yang melibatkan WNI asal India Kamal Mangwani memasuki agenda pembelaan dari terdakwa, Kamis (3/11/2022).



Pada pembacaan pledoi yang diajukan Tim Penasehat hukum terdakwa meminta agar majelis hakim Astriwati SH MH membebaskan kliennya dari segala tuntutan hukuman atas dakwaan jaksa Penuntut umum kejari pusat.
Penasehat hukum juga meminta agar majelis hakim memulihkan nama baik kliennya atas dugaan kdrt tersebut.

Sebelumnya Jaksa meminta hakim menghukum 3 tahun kepada Terdakwa Kamal Mangwani atas dugaan kdrt kepada mantan istrinya Manisha Mangwani (sebelum menikah namanya Manisha Bachiyani).*** Red

Continue Reading

Pledoi

Terdakwa Pengaduan Palsu Terhadap Pamannya Juanda minta dibebaskan atas dasar Keadilan Restoratif.

Sidang lanjutan perkara dugaan pengaduan palsu kepada pamannya sendiri yakni Andi Tediarjo The , terdakwa Juanda bersama tim Pengacaranya mengajukan Pledoi

Pantausidang, Jakarta – Sidang lanjutan perkara dugaan pengaduan palsu kepada pamannya sendiri yakni Andi Tediarjo The , terdakwa Juanda bersama tim Pengacaranya mengajukan Pledoi atau pembelaannya, Kamis (25/8/2022).

Dalam pembacaan nota pembelaan yang diawali oleh penasehat hukumnya, Budiman Baginda Sagala menilai putusan pengadilan negeri Cikarang, hakim telah tepat bertindak bijaksana, yang membebaskan terdakwa Andi Tediarjo,

Pihaknya menilai vonis bebas karena atas dasar kasus dapat diselesaikan secara kekeluargaan atau dapat diselesaikan ke ranah perdata.

Menurutnya perkara tersebut harusnya telah selesai.

“Dengan demikian unsur pengaduan pencemaran nama baik tidak terbukti menurut hukum,” ujarnya.

Pengacara Juanda membenarkan, bahwa niat melaporkan sang paman ( Andi Tediarjo the) adalah karena adanya dugaan penggelapan uang sewa tanah


Meskipun kemudian oleh akan dikembalikan dan kemudian ditolak oleh Juanda dengan alasan karena penyerahan tidak dijelaskan statusnya uang apa.

Sementara itu dalam pledoi pribadinya, Terdakwa Juanda menilai, perbuatan Andi Tediarjo yang menitipkan uang sewa tanah seharusnya kepada pihak keluarga bukan kepada orang lain.

Juanda juga menilai, sang paman bersama pengacaranya telah memanfaatkan media sebagai propaganda, terkait perkara yang menjeratnya.

Dia juga menilai jaksa bertindak kurang cermat dalam menggali kesaksian para saksi dan ahli terkait akta akta objek tanah yang dipermasalahkan Antara dia dan pamannya.

Atas dasar itu Juanda meminta agar hakim membebaskannya dari tuntutan jaksa “Tindakan saya dalam rangka mempertahankan hak,” ujarnya.

Saya memohon dan meminta agar hakim menolak tuntutan jaksa, karena atas dasar penghukuman, bukan keadilan, “ tandasnya.


Terhadap pleidoi Terdakwa dan Penasehat hukumnya maka JPU akan mengajukan Replik dalam sidang berikutx 1 minggu ke depan.

Diberitakan, Jaksa Penuntut Umum pada kejaksaan negeri Jakarta Selatan Nugraha sebelumnya mengajukan hukuman 8 bulan kepada Terdakwa juanda yang juga Dirut PT. Modern Kemasindo yang berdomisili di Cikarang Bekasi.

Jaksa menilai, Terdakwa Juanda terbukti melakukan pencemaran nama baik dan pengaduan palsu kepada pamannya, sehingga kehormatan dan nama baiknya tercemar dan merugikan.

“Menuntut, supaya majelis hakim untuk mengadili menyatakan terdakwa Juanda telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana dengan sengaja mengajukan pengaduan atau memberitahu polisi kepada pegawai, baik secara tertulis maupun untuk dituliskan seseorang,” ujarnya.

Jaksa menilai perbuatan Juanda telah melanggar dakwaan pasal 317 KUHP ayat 1 sebagaimana dakwaan pertama.

“Sebagaimana diatur dan diancam pidana sesuai Pasal 317 KUHP ayat 1 dalam dakwaan pertama,” tutur jaksa.*** Red

Continue Reading

Pledoi

Teddy Rasa Tak Adil Tuntutan Jaksa, Genesius: Yakin Teddy Tjokrosaputro Bebas

Menanggapi tuntutan pidana penjara dan denda, dan pidana tambahan uang Pengganti, saya merasa tidaklah adil dan sangatlah berart, dan tidak bisa dipahami

Pantausidang, Jakarta – Teddy Tjokrosaputro merasa tidak adil dan berat serta tidak memahami dirinya dituntut menikmati korupsi PT ASABRI Persero yang merugikan keuangan negara Rp22,7 Triliun, dan harus membayar uang pengganti sebesar Rp20,8 miliar dan juga dituntut penjara selama 18 tahun.

 

Hal itu disampaikan dalam persidangan dengan agenda pembacaan Nota Pembelaan atau Pledoi terdakwa Teddy Tjokrosaputro yang dipimpin Ketua Majelis Hakim, Ignatius Eko Purwanto.

 

“Menanggapi tuntutan pidana penjara dan denda, dan pidana tambahan uang Pengganti, saya merasa tidaklah adil dan sangatlah berarti, dan tidak bisa dipahami. Mengapa saya dianggap menikmati membayar uang pengganti sebesar Rp20, 8 miliar. Namun dituntut pidana penjara selama 18 tahun,” ucap Teddy di Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, diikuti Pantausidang.com, Senin, (18/7/2022).

Menurut Teddy, tuntutan yang dilayangkan kepadanya oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) lebih besar daripada Terdakwa Asabri lainnya.

“Dimana tuntutan penjara ini adalah yang terlama dibandingkan terdakwa ASABRI lainnya,” lanjutnya.

Teddy berpendapat bahwa sesuai keterangan saksi ahli dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menyatakan dia tidak ada kaitannya dengan kasus Asabri.

“Yang jelas-jelas menyatakan bahwa saya tidak terkait kasus Asabri dan tidak kenalnya, dan tidak berhubungannya saya dengan semua Direksi, dan sama Asabri. Semua manager investasi dan semuanya sekuritas yang terlibat dalam transaksi saham dengan Asabri,” tuturnya.

Teddy meminta kepada majelis hakim agar mempertimbangkan nota pembelaan pledoinya tersebut untuk diberikan putusan yang adil.

“Mohon kiranya Majelis Hakim Yang Mulia menjadikan pertimbangan dan memberikan keputusan vonis yang seadil-adilnya,” pungkasnya.

Kuasa Hukum Teddy Tjokrosaputro, Genesius Anugerah mengungkapkan terkait nota pledoi kliennya itu, untuk mematahkan nilai surat tuntutan Jaksa terkait putar-putar uang maupun tindak pidana korupsi yang disangkakan pada Teddy Tjokrosaputro.

“Tapi tetap pada prinsipnya harapan kami, fakta tidak menunjukkan adanya keterkaitan Pak Teddy. Jadi udah layaknya Pak Teddy itu dilepas bebas murni, hanya itu saja tujuan kami,” kata Genesius kepada wartawan.

Genesius juga sangat yakin kalau Teddy Tjokrosaputro tidak bersalah dan yakin majelis hakim akan memvonis bebas.

“Ya yakin dong, karena memang saksi yang dibawa Jaksa juga menyatakan pak Teddy nomine. Putar-putar uang pun juga bukan pada periode pak Teddy menjabat sebagai Direktur atau pengurus,” tukasnya. ***Muhammad Shiddiq

Continue Reading

Facebook

Tag

Covid-19

Worldwide

675,852,150
Kasus
6,768,076
Meninggal Dunia
648,156,186
Sembuh
Indonesia
  • Terkonfirmasi: 6,730,778
  • Meninggal Dunia: 160,826
  • Sembuh: 6,565,684