Ragam
PPKM diperpanjang Pajak Mobil dan Rumah ditanggung Pemerintah
PPKM Pajak Bea Masuk Kendaraan LGCC nol persen, Pajak Rumah atau Properti Discount 50 persen
Pantausidang,Jakarta – Program pemulihan ekonomi nasional pemerintah menyiapkan anggaran di tahun 2022 sebesar Rp 451 triliun yang terbagi menjadi tiga antara lain, Kesehatan , Perlindungan Sosial dan Fasilitas Fiskal untuk UMKM dan Korporasi.
Menurut Airlangga yang telah mendapat persetujuan Presiden adalah untuk sektor properti atau PPN ditanggung pemerintah hingga Juni 2022.
Dengan ketentuan rumah tapak dan susun dengan nilai Rp 2 miliar diberikan PPN 50 persen diperhitungkan 9 bulan pembangunan.
“Ini diperhitungkan dari awal kontrak, dan diharapkan rumah itu selesai dalam 9 bulan. Saat ini sedang disusun draft revisi PMK 103/2021 sebagai dasar regulasi untuk perpanjangan insentif PPN DTP Perumahan tahun 2022,” jelas Menko Airlangga.
Sementara itu pajak kendaraan, PPN BM untuk jenis seharga dibawah Rp 200 juta ( LGCC,) senilai 3 persen, kuartal pertama nol persen ( Karena yang 3 persennya ditanggung pemerintah, kuartal kedua 2 persennya ditanggung pemerintah, kuartal ketiga 1 persen, dan kuartal keempat kembali full kena pajak 3 persen PPN BM otomotifnya.
Harga 200-250 juta hanya membayar 7,5 persen, kuartal kedua full 15 persen.***
Kritik saran kami terima untuk pengembangan konten kami. Jangan lupa subscribe dan like di Channel YouTube, Instagram dan Tik Tok. Terima kasih.
-
Ragam3 minggu agoSekapur Sirih dan Gelak Tawa Dua Orang Sahabat Seperjuangan Selama 54 tahun, Prof. Satyanegara dan Sofjan Wanandi
-
Daerah4 minggu agoPelukan Persaudaraan di Idulfitri, Umar Kei dan Pendeta Derek Hukubun Larut dalam Haru
-
Saksi3 minggu agoKPK Periksa Direktur Smartweb Indonesia
-
Ahli2 minggu agoJPU Ungkap Dugaan Korupsi Sistematis Chromebook Kemendikbudristek, Ahli Sebut Negara Rugi Total Loss


You must be logged in to post a comment Login