Connect with us

Saksi

KPK Periksa Plt Wali Kota Madiun Terkait Dugaan Korupsi Maidi

Avatar photo

Published

on

Jakarta, pantausidang— Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami kasus dugaan korupsi yang menjerat Wali Kota Madiun non-aktif, Maidi.

Kali ini, penyidik KPK memeriksa Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Madiun sekaligus Wakil Wali Kota Madiun, Bagus Panuntun, sebagai saksi di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta.

Bagus Panuntun menjalani pemeriksaan hingga sekitar pukul 17.50 WIB. Namun, usai diperiksa, ia enggan memberikan penjelasan rinci terkait materi pemeriksaan.

“Tanya penyidik ya,” singkat Bagus di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Senin (11/5/2026).

Selain Bagus Panuntun, KPK turut memanggil dua pejabat Pemerintah Kota Madiun lainnya sebagai saksi, yakni Plt. Kepala Dinas Perhubungan Kota Madiun, Agus Mursidi dan Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Madiun, Agus Tri Tjahjanto.

Agus Tri diketahui sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Madiun.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo memastikan, seluruh saksi hadir memenuhi panggilan penyidik.

“Ketiganya sudah tiba di Gedung Merah Putih KPK, dan saat ini sedang dilakukan pemeriksaan oleh penyidik,” kata Budi.

Kasus ini bermula dari operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan KPK pada 19 Januari 2026 terhadap Maidi. OTT tersebut berkaitan dengan dugaan penerimaan imbalan proyek serta dana corporate social responsibility (CSR) di lingkungan Pemerintah Kota Madiun.

Sehari setelah OTT, KPK menetapkan tiga orang sebagai tersangka, yaitu Maidi selaku Wali Kota Madiun nonaktif, Rochim Ruhdiyanto orang kepercayaan Maidi, dan Thariq Megah selaku Kepala Dinas PUPR Kota Madiun.

Dalam proses penyidikan, KPK membagi perkara ini menjadi dua klaster utama. Klaster pertama, berkaitan dengan dugaan pemerasan dalam penerimaan imbalan proyek dan dana CSR. Pada klaster ini, Maidi dan Rochim Ruhdiyanto ditetapkan sebagai tersangka.

Klaster kedua, menyangkut dugaan penerimaan gratifikasi dengan tersangka Maidi dan Thariq Megah.

KPK hingga kini, masih terus mendalami aliran dana serta keterlibatan sejumlah pihak lain dalam kasus tersebut.

Pemeriksaan terhadap pejabat aktif Pemerintah Kota Madiun disebut menjadi bagian penting untuk mengungkap konstruksi perkara secara menyeluruh. *** AAY

Kritik saran kami terima untuk pengembangan konten kami. Jangan lupa subscribe dan like di Channel YouTube, Instagram dan Tik Tok. Terima kasih.

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Advertisement

Facebook

Tag

Trending