Ragam
Link and Match Pendidikan Tinggi, Lulusan PT Punya Kemampuan Melayani Kebutuhan Kebijakan Publik.
Jakarta, pantausidang – Link and match sebagai kebijakan untuk meningkatkan relevansi pendidikan, terutama lulusan perguruan tinggi (PT) atau universitas, dengan kebutuhan kerja, dunia usaha serta industri, di tengah kondisi perekonomian nasional yang sangat situasional.
Link and match pendidikan dengan kebutuhan dunia kerja, industri bukan sesuatu yang sudah final, atau sudah tetap.
“Relevansi (link and match), kalau dilihat dalam konteks (penerapan ilmu), lulusan perguruan tinggi sudah mengarah pada kemungkinan dapat merumuskan kebijakan publik. Sebagai contoh seseorang berprofesi wartawan juga bisa jadi Perdana Menteri, Menteri, dsb. ,”
“Dalam Tertiary Education di level tertentu dan situasional, Link and Match jangan terlalu kaku dianggap sudah final, kita bisa rugi karena pendidikan menjadi mahal. Way of thinking dan siap berkembang lebih dibutuhkan” kata Prof. Dr. Ir. Budi Susilo Soepandji, the Executive Chairman of President University Foundation.
Setiap tahunnya, Universitas Indonesia (UI) meneliti mengenai pemetaan terhadap para lulusannya, termasuk teknik sipil, mechanical, electrical, metalurgi dan lain sebagainya.

Kritik saran kami terima untuk pengembangan konten kami. Jangan lupa subscribe dan like di Channel YouTube, Instagram dan Tik Tok. Terima kasih.
-
Nasional4 minggu agoMendikdasmen: Sekolah Nasional Terintegrasi Buton Tengah Dibangun dan Beroperasi Tahun 2026
-
Penyidikan3 minggu agoGaya Koboi Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Keruk Rp13,15 Miliar
-
Nasional4 minggu agoAtasi Kesenjangan Pendidikan, Pemerintah Targetkan 500 SNT hingga 2029
-
Saksi4 minggu agoAnggota BPK Bobby Adhityo Rizaldi Berpotensi Jadi Tersangka

