Penyitaan
Penyitaan Uang Rp11,8 Triliun Korupsi Ekspor CPO Wimar Grup
Penyidik Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung menyita uang sebesar Rp11,8 triliun dalam perkara dugaan korupsi ekspor minyak sawit mentah atau Crude Palm Oil (CPO) dan turunannya
Jakarta, pantausidang – Penyidik Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung menyita uang sebesar Rp11,8 triliun dalam perkara dugaan korupsi ekspor minyak sawit mentah atau Crude Palm Oil (CPO) dan turunannya.
Penyitaan dilakukan pada tahap penuntutan terhadap lima korporasi yang sebelumnya didakwa menyebabkan kerugian negara melalui penyalahgunaan fasilitas ekspor tahun 2022.
Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung Harli Siregar menyampaikan, penyitaan ini dilakukan setelah kelima terdakwa korporasi mengembalikan sejumlah kerugian negara ke Rekening Penampungan Lainnya JAM PIDSUS di Bank Mandiri, pada 23 dan 26 Mei 2025 lalu.
Lima korporasi tersebut adalah:
PT Multimas Nabati Asahan
PT Multi Nabati Sulawesi
PT Sinar Alam Permai
PT Wilmar Bioenergi Indonesia
PT Wilmar Nabati Indonesia
Sebelumnya, kelima korporasi itu didakwa melanggar Pasal 2 ayat (1) dan Pasal 3 juncto Pasal 18 Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, serta Pasal 55 ayat (1) ke-1 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana.
Namun, majelis hakim Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat memutus mereka lepas dari segala tuntutan hukum atau onslag van alle rechtsvervolging. Merespons hal itu, tim penuntut umum mengajukan kasasi ke Mahkamah Agung.
Jaksa menyertakan dana yang telah disita sebagai bagian dari memori kasasi, dengan harapan agar Mahkamah mempertimbangkan uang tersebut untuk mengganti kerugian negara yang ditimbulkan.

Kritik saran kami terima untuk pengembangan konten kami. Jangan lupa subscribe dan like di Channel YouTube, Instagram dan Tik Tok. Terima kasih.
-
Penyidikan4 minggu agoMemutar Haluan Mengusut Raja Juli Antoni
-
Penyidikan4 minggu agoKPK “Istimewakan” Raja Juli Antoni di Kasus Kuansing
-
Penyidikan4 minggu agoRp1 Triliun Disita, Kebun Tebu PT Pemuka Sakti Manis Indah Diduga Kuasai 32.375 Hektare Hutan
-
Ragam3 minggu agoRekor MURI Tari Jali-Jali, IICF 2026 Perkuat Diplomasi Budaya Indonesia


You must be logged in to post a comment Login