Nasional
Mahasiswa UIN Jakarta Tolak Komersialisasi Pendidikan Nasional
Dalam sesi materi utama, Guru Besar Ilmu Komunikasi Massa Universitas Budi Luhur, Prof. Dr. Dudi Iskandar, menyoroti pergeseran orientasi pendidikan akibat dominasi logika ekonomi pasar.
Menurut Dudi, pendidikan sejatinya bertujuan membentuk manusia yang cerdas, beradab, dan memiliki kesadaran sosial, bukan sekadar mencetak tenaga kerja industri.
“Pendidikan semestinya mencetak generasi yang berpikir kritis dan mampu menjawab persoalan masyarakat, bukan hanya memproduksi manusia yang diarahkan semata-mata untuk memenuhi kebutuhan pasar kerja,” tegasnya.
Ia mengatakan nilai pendidikan dalam perspektif Al-Qur’an menempatkan manusia sebagai subjek yang dibebaskan melalui ilmu pengetahuan. Namun, kondisi saat ini dinilai menunjukkan pendidikan semakin dekat dengan kepentingan bisnis.
Dudi juga mengingatkan agar setiap kebijakan pendidikan tetap berpijak pada amanat konstitusi dan kebutuhan masyarakat.
Sementara itu, Peneliti Politika Research & Consulting (PRC), Milki Amirus Soleh, menilai daya kritis mahasiswa saat ini mulai mengalami penurunan dibanding generasi sebelumnya.
Sebagai alumni UIN Jakarta, Milki menyebut mahasiswa pada masa lalu dikenal aktif merespons kebijakan negara dan menjaga demokrasi. Namun kini, sebagian mahasiswa dinilai mulai kehilangan sensitivitas terhadap persoalan sosial.

Kritik saran kami terima untuk pengembangan konten kami. Jangan lupa subscribe dan like di Channel YouTube, Instagram dan Tik Tok. Terima kasih.
-
Nasional3 minggu agoAsosiasi Dapur 3T MBG Hadir Dorong Standar Gizi dan Kolaborasi Nasional
-
Nasional3 minggu agoLPSK Siap Dampingi Korban TPKS di UI
-
Ragam3 minggu agoPeradi RBA dan IWAKUM Teken MoU, Luhut MP Pangaribuan Soroti Tantangan Organisasi Advokat
-
Ahli4 minggu agoJPU Tegaskan Independensi Ahli BPKP, Kerugian Kasus Chromebook Tembus Rp1,5 Triliun


You must be logged in to post a comment Login