Ragam
Konsolidasi HPSMI Benahi Masalah Klasik Pertanian
Himpunan Petani Sejahtera Mandiri Indonesia (HPSMI) mengonsolidasi 32 pengurus wilayahnya, ‘kami melihat permasalahan usaha pertanian klasik’
Disisi lain, ia melihat prospek budidaya tanaman obat di Indonesia juga sangat terbuka. Tanaman herbal di Indonesia mencapai sekitar 33.000 spesies dan potensial untuk bahan baku obat berbagai penyakit. Industry jamu, fitofarmaka, herbal dan kosmetik tradisional sangat butuh bahan baku tumbuhan obat.
“kita bisa ekspor sekian persen saja dari keseluruhan (tujuh ribu species) tanaman (obat tradisional) untuk bahan baku produk farmasi. Opportunity yang luar biasa ini diakui oleh seorang profesor dari Rusia,” ucap Devi.
Dia menambahkan, Indonesia sangat kaya dengan tanaman obat, jamu. (jumlahnya) melebihi dari SDA (sumber daya alam) yang lain, seperti minyak dan gas. Ekspor jamu kita terus meningkat, kita masih harus promosi spesies yang beraneka ragam, menjadikan kualitas produk.
“Saya juga melihat prospek pasar China untuk jamu. Setelah ikut pada pertemuan dengan delegasi prov. Henan di Jakarta (3/11), kami mau jalin kolaborasi, seperti business matching, ekspor impor produk jamu,” kata ketua komite bidang kerjasama Gabungan Pengusaha Jamu Indonesia (GP JAMU).

Ketum HPSMI Devi Erna Rachmawati
Kritik saran kami terima untuk pengembangan konten kami. Jangan lupa subscribe dan like di Channel YouTube, Instagram dan Tik Tok. Terima kasih.
-
Penyidikan4 minggu agoMemutar Haluan Mengusut Raja Juli Antoni
-
Penyidikan4 minggu agoRp1 Triliun Disita, Kebun Tebu PT Pemuka Sakti Manis Indah Diduga Kuasai 32.375 Hektare Hutan
-
Ragam4 minggu agoRekor MURI Tari Jali-Jali, IICF 2026 Perkuat Diplomasi Budaya Indonesia
-
Niaga4 minggu agoPaguyuban Mie Ayam Wonogiri dengan Bekal Ilmu Marketing Daftarkan Paten ke UNESCO

