Dakwaan
Ahli Sebut Praktik Lebur Cap Antam Membuat Margin Antam Tipis
Dua Orang Ahli memberikan keterangan pada sidang dugaan korupsi peleburan dan cap Logam Mulia PT Antam yang merugikan negara Rp 3,3 triliun
Jakarta, pantausidang – Dua Orang Ahli memberikan keterangan dalam sidang lanjutan perkara dugaan korupsi peleburan dan cap Logam Mulia PT Antam yang merugikan negara Rp 3,3 triliun tahun 2010-2022.
Mereka adalah Ahli Forensik, Ahli merek Anis dan Ahli Hukum Koperasi BUMN, Ramli.
Mereka hadir untuk menjelaskan ihwal modus operandi korupsi di PT Antam Persero yang telah berlangsung puluhan tahun tersebut .
Tim Jaksa Penuntut Umum mengorek keterangan ahli untuk enam terdakwa pejabat BUMN PT Antam.
Anis Ahli dari Forensik, menjelaskan ada anomali dalam kegiatan peleburan dan cap Logam mulia PT Antam.
“Anomali yang saya temukan atas kinerja Antam.Karena ada periode-periode di mana itu ada lebur cap dan tidak ada lebur cap,” ujar Anis. Kamis 20 Maret 2025.
Anomali terjadi penurunan keuntungan atau margin Antam secara signifikan saat ada kegiatan lebur cap emas Antam.
Dia menjelaskan karena Harga Pokok Produksi atau HPP melonjak menjadi 98 persen. Tapi jauh sebelum ada lebur cap HPP Antam hanya 40 persen
“Jadi dulu itu HPP-nya sampai menyentuh 98 persen. Setelah praktek ini dihentikan, dia turun. Dia turun ke sekitar 70 persen, Yang Mulia, “ ucapnya.
“Bahkan mereka ini sempat punya HPP itu hanya 40 persen dari total penjualannya. Jadi dulu dia pernah punya margin yang sangat tinggi. “ tegas Anis.

Kritik saran kami terima untuk pengembangan konten kami. Jangan lupa subscribe dan like di Channel YouTube, Instagram dan Tik Tok. Terima kasih.
-
Tuntutan4 minggu agoProyek Fiktif Telkom, Jaksa tuntut 11 terdakwa 7 tahun hingga 16 tahun penjara
-
Nasional4 minggu agoRecalling Memory sambil Lawan Pemutihan Sejarah
-
Internasional3 minggu agoMomen Pertemuan PN Jakpus, Jaksa Hunan Berlangsung Hangat, Penuh Kekeluargaan Diskusi mengenai Kerjasama bidang Peradilan
-
Wisata3 minggu agoGelar Tari Sufi Ramadhan di Sapphire Sky dengan Estetika, Filosofinya


You must be logged in to post a comment Login