Internasional
Terpidana Mati Serge Atlaoui Dipulangkan ke Prancis
Pemerintah Prancis pun berkomitmen memberikan akses informasi kepada Indonesia terkait kelanjutan hukuman Serge.
“Kami berterima kasih atas kerja sama yang baik dengan Pemerintah Indonesia,” ujar Fabien Penone, Duta Besar Prancis untuk Indonesia.
Adapun, Serge Areski Atlaoui menjadi narapidana mati setelah terbukti mengoperasikan pabrik ekstasi di Tangerang pada 2005.
Namanya mencuat dalam daftar eksekusi mati 2015, tetapi mengalami penundaan eksekusi, karena tekanan diplomatik dari Prancis.
Selama di Indonesia, Areski sempat berpindah dari Lapas Nusakambangan ke Lapas Salemba karena menderita kanker.
Pemindahan ini memunculkan spekulasi bahwa terpidana itu tidak akan menghadapi eksekusi mati di Prancis, mengingat negara tersebut menolak hukuman mati.
Keputusan ini menuai beragam reaksi. Beberapa pihak menilai ini sebagai langkah diplomatis, sementara lainnya mempertanyakan komitmen penegakan hukum Indonesia dalam memberantas narkotika. *** AAY
Kritik saran kami terima untuk pengembangan konten kami. Jangan lupa subscribe dan like di Channel YouTube, Instagram dan Tik Tok. Terima kasih.
-
Ragam3 minggu agoSekapur Sirih dan Gelak Tawa Dua Orang Sahabat Seperjuangan Selama 54 tahun, Prof. Satyanegara dan Sofjan Wanandi
-
Daerah4 minggu agoPelukan Persaudaraan di Idulfitri, Umar Kei dan Pendeta Derek Hukubun Larut dalam Haru
-
Saksi3 minggu agoKPK Periksa Direktur Smartweb Indonesia
-
Ahli2 minggu agoJPU Ungkap Dugaan Korupsi Sistematis Chromebook Kemendikbudristek, Ahli Sebut Negara Rugi Total Loss


You must be logged in to post a comment Login