Ragam
Toasebio potensial dijadikan icon pecinan Glodok
Ornamen pada struktur Toasebio kelihatan sekali, yakni konstruksi kayu dengan ukiran langgam leluhur Tionghoa.
Pantausidang, Jakarta – Setelah ditetapkan sebagai cagar budaya, bangunan tua klenteng/Wihara Dharma Jaya Toasebio sempat diwacanakan sebagai icon pecinan Glodok, Jakarta.
Mantan deputi Gubernur Bidang Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta Dadang Solihin sempat survey dan melihat langsung bagaimana kelayakan Toasebio sebagai icon pecinan.
Dia cek sampai sejauh mana bagian struktur bangunan Toasebio diganti dengan yang baru. Karena kalau struktur lama diganti semua, otomatis nilai sejarah berkurang karena tidak lagi original.
Ornamen pada struktur Toasebio kelihatan sekali, yakni konstruksi kayu dengan ukiran langgam leluhur Tionghoa.
Sehingga tidak ada keraguan kalau ornamen masih sangat asli. Pengurus Toasebio juga sempat menunjuk pada bagian kaki (struktur) yang sudah menggunakan beton, tapi kayunya tetap asli.
Karena tiang/pilar kayu sempat terendam banjir. Beton membungkus kayu yang ditanam. Keseluruhan ada 8 (delapan) pilar. Beberapa pilar tersebut dibungkus beton, supaya tidak roboh. Ada empat tiang/pilar yang menopang.
Kritik saran kami terima untuk pengembangan konten kami. Jangan lupa subscribe dan like di Channel YouTube, Instagram dan Tik Tok. Terima kasih.
-
Tuntutan4 minggu agoProyek Fiktif Telkom, Jaksa tuntut 11 terdakwa 7 tahun hingga 16 tahun penjara
-
Nasional4 minggu agoRecalling Memory sambil Lawan Pemutihan Sejarah
-
Internasional3 minggu agoMomen Pertemuan PN Jakpus, Jaksa Hunan Berlangsung Hangat, Penuh Kekeluargaan Diskusi mengenai Kerjasama bidang Peradilan
-
Wisata3 minggu agoGelar Tari Sufi Ramadhan di Sapphire Sky dengan Estetika, Filosofinya


You must be logged in to post a comment Login