Nasional
Produsen Berupaya Selaraskan Kondisi Pasar dengan Permen LHK 75/2019
Jakarta, pantausidang – Upaya pengurangan sampah oleh produsen periode 2020 – 2029 masih harus menempuh perjalanan cukup panjang, mengingat kebutuhan pasar atau konsumen belum selaras dengan peta jalan yang ditetapkan Pemerintah melalui Peraturan Menteri (Permen) Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) No. 75/2019.
“Antara kondisi pasar dan Permen mengenai larangan penggunaan kemasan kecil plastik (sachet) belum selaras. Kami masih berupaya menyelaraskan, misalkan dengan penerapan RDF ( Refuse Derived Fuel ), tempat olah sampah setempat,” Head of CSR at PT Indofood Sukses Makmur, Bimantoro Triadi mengatakan kepada Redaksi.
Kemasan sachet masih sulit dikelola atau didaur ulang, dimanfaatkan kembali. Terutama penggunaan multilayer plastic pada sachet sulit didaur ulang. Sementara prinsip marketing, kemasan sachet masih sangat dicari konsumen.
Pelarangan penggunaan kemasan sachet dengan ukuran kurang dari 50 ml atau 50 gr efektif berlaku per 1 Januari 2030. “Sementara (kemasan sachet) kopi, beratnya 25 gram. Selain, sachet untuk permen, makanan bayi, sampo juga beratnya kecil atau sekitar 25 gram.
Kritik saran kami terima untuk pengembangan konten kami. Jangan lupa subscribe dan like di Channel YouTube, Instagram dan Tik Tok. Terima kasih.
-
Banding4 minggu agoKPK Banding Vonis Abdul Wahid Cs di Perkara Korupsi Pemprov Riau
-
Tersangka3 minggu agoDua Pejabat Pajak Terseret Dugaan Korupsi Transfer Pricing PT Toba Pulp Lestari (TPL)
-
Rilis4 minggu agoLaporan Lama Tak Kunjung Ditindaklanjuti, IPW Kembali Adukan Kombes IAH ke Propam Polri
-
Banding4 minggu agoKuasa Hukum Minta Pengadilan Tinggi Periksa Ulang Saksi dan Ahli di Sidang Banding Nadiem Makarim

