Ragam
Tahun 1992 – Sekarang, Jumlah Pendonor VPDS di Atas Rata-Rata
Saat COVID-19 merebak, banyak kegiatan termasuk industry, keagamaan yang merasakan dampak pandemi COVID-19 akibat pembatasan tersebut.
PMI menghadapi masalah kondisi stok darah yang menurun, bahkan sangat drastis karena banyak orang yang ragu untuk mendonorkan darah.
“Di VPDS juga, otomatis tidak ada penyelenggaraan donor. Seingat saya, selama dua tahun vakum. Kali ini, kondisi sudah normal.”
“Kami dapat 70-an pendonor. Awalnya, ada sekitar 90 umat VPDS yang daftar. Tapi sekitar 30 ditolak karena kondisi tensi darahnya atau hemoglobin, berat badan dan lain sebagainya,” ujar Farida.*** Liu.
Kritik saran kami terima untuk pengembangan konten kami. Jangan lupa subscribe dan like di Channel YouTube, Instagram dan Tik Tok. Terima kasih.
-
Ragam3 minggu agoSekapur Sirih dan Gelak Tawa Dua Orang Sahabat Seperjuangan Selama 54 tahun, Prof. Satyanegara dan Sofjan Wanandi
-
Daerah4 minggu agoPelukan Persaudaraan di Idulfitri, Umar Kei dan Pendeta Derek Hukubun Larut dalam Haru
-
Saksi3 minggu agoKPK Periksa Direktur Smartweb Indonesia
-
Ahli2 minggu agoJPU Ungkap Dugaan Korupsi Sistematis Chromebook Kemendikbudristek, Ahli Sebut Negara Rugi Total Loss

