Nasional
Bimo Wijayanto Jabat Dirjen Pajak
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menghadiri pelantikan Pejabat Pimpinan Tinggi Madya di lingkungan Kementerian Keuangan, Jumat (23/5). Salah satu pejabat yang dilantik ialah Bimo Wijayanto sebagai Direktur Jenderal Pajak (Dirjen Pajak), menggantikan Suryo Utomo.
Airlangga Hartarto Hadiri Pelantikan Dirjen Pajak Targetkan Kenaikan Rasio Pajak Lewat Coretax
Jakarta, pantausidang – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menghadiri pelantikan Pejabat Pimpinan Tinggi Madya di lingkungan Kementerian Keuangan, Jumat (23/5). Salah satu pejabat yang dilantik ialah Bimo Wijayanto sebagai Direktur Jenderal Pajak (Dirjen Pajak), menggantikan Suryo Utomo.
Bimo sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris Deputi Bidang Koordinasi Kerja Sama Ekonomi dan Investasi di Kemenko Perekonomian.
Ia juga memiliki pengalaman di berbagai instansi strategis, antara lain sebagai Asisten Deputi Investasi Strategis di Kemenko Maritim dan Investasi (2020–2024), serta Tenaga Ahli Utama di Kantor Staf Presiden (2016–2020).
Selain itu, ia pernah menjadi Analis Senior di Center for Tax Analysis, Direktorat Jenderal Pajak (2014–2015).
“Pak Bimo itu sudah berpengalaman karena pernah di Pajak, di Kemenko Marinves, di KSP, dan terakhir di kantor Menko. Pendidikan juga baik, dari Universitas Gadjah Mada dan Australia, serta relatif masih muda,” ujar Menko Airlangga seusai pelantikan.
Airlangga berharap Bimo dapat mendorong peningkatan rasio pajak nasional, yang menjadi target pemerintah Presiden Prabowo Subianto.
Salah satu langkah strategis ialah optimalisasi sistem Coretax untuk mempermudah pelaporan dan pembayaran pajak oleh wajib pajak.
“Tentu saya berharap beban menaikkan rasio pajak dapat berjalan, tapi dengan kerja tim. Seperti disampaikan Ibu Sri Mulyani, kerja sama sangat penting, baik horizontal maupun vertikal,” tambahnya.
Menkeu: Perbaikan Layanan dan Tata Kelola Pajak
Dalam kesempatan yang sama, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati melantik 21 Pejabat Pimpinan Tinggi Madya lainnya.
Ia menegaskan bahwa Direktorat Jenderal Pajak diharapkan mampu memperbaiki layanan kepada wajib pajak, meningkatkan kepastian hukum perpajakan, serta menjaga transparansi dan tata kelola yang akuntabel.
Sri Mulyani juga menekankan pentingnya pembaruan sistem Coretax sebagai tulang punggung digitalisasi pelayanan perpajakan.
“Sistem ini harus handal dan memudahkan wajib pajak. Kita ingin pelayanan semakin responsif dan transparan,” tegas Menkeu.
Pelantikan tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat tinggi negara, antara lain Menteri PANRB, Kepala BIN, Ketua Komisi XI DPR RI, pimpinan Badan Anggaran DPR, pimpinan DPD RI, Wakil Menteri Keuangan, Sekretaris Kemenko Perekonomian, serta Deputi Bidang Koordinasi Kerja Sama Ekonomi dan Investasi. *** (Red)
Kritik saran kami terima untuk pengembangan konten kami. Jangan lupa subscribe dan like di Channel YouTube, Instagram dan Tik Tok. Terima kasih.
-
Ragam4 minggu agoSekapur Sirih dan Gelak Tawa Dua Orang Sahabat Seperjuangan Selama 54 tahun, Prof. Satyanegara dan Sofjan Wanandi
-
Saksi3 minggu agoKPK Periksa Direktur Smartweb Indonesia
-
Ahli2 minggu agoJPU Ungkap Dugaan Korupsi Sistematis Chromebook Kemendikbudristek, Ahli Sebut Negara Rugi Total Loss
-
Tersangka3 minggu agoKPK Tetapkan Dua Pengusaha Travel Haji Ismail Adham dan Asrul Azis Taba Tersangka


You must be logged in to post a comment Login