Saksi
Direktur PT Amartha Valasindo, Aloys De Gomez Diperiksa KPK Soal Dugaan Korupsi Digitalisasi SPBU Pertamina
Jakarta, pantausidang– Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan terhadap Direktur PT Amartha Valasindo, Aloys De Gomez terkait kasus dugaan korupsi Digitalisasi SPBU PT Pertamina (Persero) periode 2018-2023.
“Pemeriksaan dilakukan di Gedung Merah Putih KPK,” ujar Juru Bicara KPK Budi Prasetyo dalam keterangannya, Senin (20/10/2025).
Budi menyampaikan, Aloys telah memenuhi panggilan penyidik KPK untuk dimintai keterangan terkait kasus tersebut.
“Yang bersangkutan telah hadir di Gedung KPK sejak pukul 8:45 WIB,” tuturnya.
Namun, Budi belum menjelaskan materi pemeriksaan yang akan digali oleh saksi tersebut.
Kasus digitalisasi SPBU ini bermula ketika Pertamina menggulirkan poyek digitalisasi dengan total anggaran Rp3,62 triliun.
Anggaran tersebut terserap sepanjang tahun 2018-2023 setelah Pertamina menggandeng PT Telkom sebagai rekanan menggunakan sistem penunjukkan langsung.
Masalah muncul lantaran PT Telkom melimpahkan pekerjaan itu kepada sejumlah anak perusahaannya yang tidak memiliki pengalaman.
Untuk pengadaan mesin pembayaran elektronik, misalnya, PT PINS berkontrak dengan PT Pasifik Cipta Solusi (PCS). Elvizar selaku Direktur PT PCS pun seringkali diperiksa KPK dalam kasus tersebut.
Penanganan kasus ini tidak hanya jadi sorotan tim penyidik di KPK, melainkan juga Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU).
Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Kerja Sama KPPU Deswin Nur mengatakan penunjukan langsung PT Telkom diduga sebagai pelanggaran hukum.
“Merespons bukti awal tersebut, KPPU memutuskan untuk mulai melakukan penyelidikan atas dugaan pelanggaran tentang larangan praktik diskriminasi yang dilakukan Pertamina terhadap pelaku usaha tertentu,” kata Deswin dalam keterangan tertulis, dikutip Minggu (6/10/2025). *** (AAY)
Kritik saran kami terima untuk pengembangan konten kami. Jangan lupa subscribe dan like di Channel YouTube, Instagram dan Tik Tok. Terima kasih.
-
Ragam4 minggu agoSekapur Sirih dan Gelak Tawa Dua Orang Sahabat Seperjuangan Selama 54 tahun, Prof. Satyanegara dan Sofjan Wanandi
-
Saksi3 minggu agoKPK Periksa Direktur Smartweb Indonesia
-
Ahli2 minggu agoJPU Ungkap Dugaan Korupsi Sistematis Chromebook Kemendikbudristek, Ahli Sebut Negara Rugi Total Loss
-
Tersangka3 minggu agoKPK Tetapkan Dua Pengusaha Travel Haji Ismail Adham dan Asrul Azis Taba Tersangka


You must be logged in to post a comment Login