Nasional
Pancasila Jadi Jiwa Pelayanan Kesehatan
Dalam momentum peringatan Hari Lahir Pancasila, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia menegaskan kembali komitmennya untuk mewujudkan layanan kesehatan yang adil dan merata
Humas Kementerian Kesehatan RI serukan semangat Pancasila sebagai dasar pemerataan layanan kesehatan di seluruh pelosok negeri.
Jakarta, pantausidang — Dalam momentum peringatan Hari Lahir Pancasila, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia menegaskan kembali komitmennya untuk mewujudkan layanan kesehatan yang adil dan merata. Melalui siaran resmi dari Humas Kemenkes RI, semangat Pancasila disebut sebagai jiwa dari setiap langkah strategis dalam pelayanan publik di sektor kesehatan. Minggu 1 Juni 2025.
“Pancasila bukan sekadar dasar negara, tapi juga jiwa dari setiap upaya mewujudkan layanan kesehatan yang adil dan merata,” demikian pernyataan yang disampaikan melalui kanal resmi Humas Kemenkes.
Lebih lanjut, Kemenkes menyoroti berbagai program strategis yang lahir dari nilai-nilai gotong royong dan kemanusiaan, dua sila utama dalam Pancasila. Program tersebut antara lain imunisasi gratis, pemeriksaan kesehatan gratis, hingga penguatan layanan kesehatan primer yang mampu menjangkau wilayah-wilayah terpencil di Indonesia.
“Semuanya lahir dari semangat gotong royong dan kemanusiaan yang menjadi napas kita bersama,” tulis Humas Kemenkes.
Pemerintah terus berupaya memastikan akses pelayanan kesehatan yang inklusif dan berkeadilan sosial. Langkah ini sejalan dengan sila kelima Pancasila, yakni Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia, yang dijadikan sebagai pedoman dalam pembangunan sektor kesehatan.
Dalam pernyataan tersebut, Kemenkes juga mengajak masyarakat untuk terus menjaga kesehatan dan merawat persatuan sebagai fondasi utama Indonesia yang kuat.
“Karena Indonesia yang kuat dimulai dari rakyat yang sehat,” tandasnya.
Peringatan Hari Lahir Pancasila tahun ini menjadi momentum refleksi bagi seluruh elemen bangsa untuk memperkuat nilai-nilai dasar negara dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam sistem layanan publik yang responsif, adil, dan berorientasi pada kesejahteraan rakyat. *** (Red – Sumber Akun Kemenkes)
Kritik saran kami terima untuk pengembangan konten kami. Jangan lupa subscribe dan like di Channel YouTube, Instagram dan Tik Tok. Terima kasih.
-
Ragam4 minggu agoSekapur Sirih dan Gelak Tawa Dua Orang Sahabat Seperjuangan Selama 54 tahun, Prof. Satyanegara dan Sofjan Wanandi
-
Saksi3 minggu agoKPK Periksa Direktur Smartweb Indonesia
-
Ahli2 minggu agoJPU Ungkap Dugaan Korupsi Sistematis Chromebook Kemendikbudristek, Ahli Sebut Negara Rugi Total Loss
-
Tersangka3 minggu agoKPK Tetapkan Dua Pengusaha Travel Haji Ismail Adham dan Asrul Azis Taba Tersangka


You must be logged in to post a comment Login