Connect with us

Dakwaan

Perseroan Nindya Karya TBK dan PT Tuah Sejati didakwa korupsi proyek dermaga bongkar Sabang 2004-2011, senilai Rp 313,3 miliar

terdakwa koorporasi PT Nindya Karya dan PT Tuah Sejati masing masing melalui tim pengacaranya menyatakan tidak mengajukan keberatan atas dakwaan

Pantausidang, Jakarta – Pengadilan Tipikor Jakarta menggelar sidang perdana perkara dugaan korupsi proyek pembangunan dermaga bongkar Sabang 2004-2011, dengan terdakwa Korporasi PT Nindya Karya dan PT Tuah Sejati .

Sidang mengagendakan pembacaan dakwaan yang diajukan oleh Tim jaksa penuntut umum KPK Mohammad Asri Irwan dkk.

Jaksa KPK mendakwa PT. Nindya Karya (Persero) dan PT Tuah Sejati bersama-sama dengan Heru Sulaksono selaku Kuasa Nindya Sejati Joint Operation (JO) dan Ramdhani Ismy (Alm.) selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), T. Syaiful Achmad Kepala Badan Pengusahaan Kawasan Sabang (BPKS) merangkap Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) tahun 2006-2010,

Serta Sabir Said pegawai PT Nindya Karya Cabang Sumut dan Aceh yang ditunjuk sebagai Kepala Proyek (Project Manager), Zubir Rahim selaku Kepala BPKS merangkap Kuasa Pengguna Anggaran Tahun 2004,

Nasruddin Daud sebagai Pj. Kepala BPKS merangkap Pengguna Anggaran sejak Februari-Juli 2010, Ruslan Abdul Gani selaku Kepala BPKS merangkap Kuasa Pengguna Anggaran tahun 2011 ,

Ananta Sofwan Tenaga Lepas BPKS, Zulkarnaen Nyak Abbas selaku Pimpinan Proyek tahun 2004, bersama sama pula dengan Zaldy Noor (Direktur PT Budi Perkasa Alam tahun 2007-2008),

Pratomi sentosanengtyas (Komisaris Utama PT Budi Perkasa Alam (PT BPA) tahun 2007-2011, Pandu Lokiswar Salam (Direktur Utama PT Swarna Baja Pacific), Askaris Chioe (Direktur CV Saa Inti Karya Teknik dan Komisaris Utama PT Budi Perkasa Alam),

Laman: 1 2

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Dakwaan

Keyakinan Pengacara, Hendry Surya akan kembalikan Aset Anggota Koperasi Indosurya

Pengembalian dana anggota bisa dilakukan melalui mekanisme PKPU, dan Koperasi Indosurya sendiri memang sudah menjalani mekanisme tersebut.

Pantausidang, Jakarta – Salah seorang Penasihat hukum Bos Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Indosurya, Henry Surya, Soesilo Aribowo menyatakan kliennya berkomitmen untuk mengembalikan hak para anggota Koperasi Indosurya.

“Pak Henry memang berkomitmen untuk mengembalikan hak anggota,” kata Soesilo kepada media termasuk pantausidang.com, Minggu 4 Desember 2022.

Hanya saja Soesilo berpendapat mekanisme pengembalian menjadi terhambat dengan perkara yang menjerat dan mempidanakan kliennya.

Continue Reading

Dakwaan

Kasus Indosurya, Saksi Sebut Tidak Ada Aturan Hukum Terkait Pidana Koperasi

Pantausidang, Jakarta – Sidang lanjutan perkara dugaan pidana perbankan, penggelapan dan Pencucian Uang Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Indosurya hadirkan saksi Kepala bidang kepatuhan koperasi di Kementerian Koperasi dan UKM, Tri Aditya Putra, jumat (2/12/2022).

Sidang yang berlangsung di Pengadilan Negeri Jakarta Barat tersebut, Jaksa Penuntut Umum menghadirkan saksi untuk terdakwa Henry Surya dan kawan-kawan.

Dalam keterangannya Tri mengakui jika dalam UU Nomor 25 Tahun 1992 tentang Perkoperasian memang tidak diatur adanya pertanggungjawaban pidana yang dilakukan pengurus koperasi.

Continue Reading

Dakwaan

Keterangan Para Terdakwa menguatkan Dakwaan Jaksa dalam Perkara Garuda Indonesia

Pantausidang, Jakarta – Sidang perkara dugaan korupsi pengadaan pesawat PT Garuda Indonesia dengan tiga terdakwa Albert Hasibuan, Setijo Awibowo, dan Agus Wahjudo memasuki pemeriksaan terdakwa, Senen (21/11/2022).

Tim Jaksa Penuntut Umum pada kejaksaan agung melalui kapuspenkum kejagung ketut sumedana mengungkapkan, sejauh ini keterangan para terdakwa telah menguatkan dakwaan jaksa.

“Dalam persidangan tersebut, pada pokoknya para Terdakwa menyampaikan keterangan yang menguatkan dakwaan sesuai dengan yang terlampir pada berita acara pemeriksaan Terdakwa,” ujarnya.
Para Terdakwa perkara Garuda Indonesia tersebut adalah,

Continue Reading

Facebook

Tag

Covid-19

Worldwide

650,736,744
Kasus
6,648,976
Meninggal Dunia
627,508,728
Sembuh
Indonesia
  • Terkonfirmasi: 6,686,181
  • Meninggal Dunia: 160,071
  • Sembuh: 6,478,450