Connect with us

Ragam

Tangis Azis Syamsuddin Warnai Persidangan Pemeriksaan Saksi

Azis Syamsuddin menyampaikan ucapan terimakasih kepada seorang Ibu Rumah Tangga di Kawasan Lampung Timur yang menjadi saksi yakni, Yanti Sumiati

Pantausidang, JakartaTangisan Mantan Wakil Ketua DPR-RI, Azis Syamsuddin warnai pemeriksaan saksi saat Terdakwa Azis Syamsuddin mengucapkan terimakasih kepada saksi addecharge (meringankan) Yanti Sumiati karena sudah mau menjadi saksi atas perkara yang menimpa dirinya terkait perkara korupsi dalam pengurusan kasus di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Terdakwa Azis Syamsuddin menyampaikan ucapan terimakasih kepada seorang Ibu Rumah Tangga di Kawasan Lampung Timur yang menjadi saksi yakni, Yanti Sumiati dalam sidang pemeriksaan saksi meringankan atau ade charge yang dipimpin oleh Ketua Majelis Hakim Muhammad Damis di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, hari ini.

Yanti menceritakan sudah lama ingin menemui Azis Syamsuddin, karena telah membantu biaya operasi anak bayinya yang mengidap penyakit yang cukup kritis, di Rumah sakit setahun silam.

Baginya mantan wakil ketua DPR RI tersebut adalah malaikat penolongnya, karena pada saat itu rumah sakit tidak menerima BPJS.

Yanti yang keseharian bekerja sebagai tukang bersih bersih sekolahan serta memiliki suami hanya seorang tukang bangunan, tidak menyangka akan mendapatkan pertolongan dari Anggota Dewan tersebut.

Semula dia mengaku putus asa, kemudian derita anak bayinya kemudian diposting di Facebook dan menjadi viral, sehingga akhirnya semuanya dapat teratasi, biaya pengobatan ternyata ditanggung oleh Azis Syamsuddin yang tidak dikenalnya.

Semula yanti tidak mengira ketika ditelpon oleh asisten Azis, karena menurut perkiraannya yang akan membantu adalah anggota DPRD Lampung yang memang menjadi tempat tinggalnya.

Dia akhirnya mengaku bersyukur biaya pengobatan telah dilunasi, biaya sehari hari dirumah sakit juga mendapat donasi dari Facebooker. Kini Yanti mengaku senang anak nya sehat, dan juga bersyukur dapat mengucapkan rasa terimakasihnya langsung kepada sang malaikat penolongnya.


“Dan ibu bersedia meluangkan waktu dan ibu bisa memberikan keputusan dan saya yakin ibu adalah dan saya juga tahu dan tidak ada niat saya dari sekian orang. Saya juga tahu ibu mau bersedia menjadi saksi, saya ucapkan terimakasih kepada ibu,” ucap Azis saat di persidangan Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, yang diikuti oleh Pantausidang.com, Kamis, 6 Januari 2022.

Dalam kesempatannya, Azis menyatakan kepada saksi Yanti, bahwa pertemuannya bukan hari ini saja, mudah-mudahan pada kesempatan lain bisa bertemu kembali.

“Saya mengaku apa yang saya lakukan tidak perlu orang lain tahu apa yang saya lakukan. Karena itu niat saya karena Alloh dan ridho,” kata Azis.

Selain itu, Azis menyampaikan atas nama keluarga besarnya, istri dan anak-anaknya mengucapkan terimakasih kepada Yanti yang telah meluangkan waktunya untuk menjadi saksi dipersidangannya itu.

“Semoga Alloh memberikan ridho, dan doa buat kita semua. Karena saya yakin saya tidak terbukti. Terimakasih ibu,” pungkas Azis.

Diberitakan , mantan wakil ketua DPR RI Azis Syamsuddin didakwa memberi suap senilai Rp 3,099 miliar dan 36.000 dollar AS sehingga totalnya mencapai Rp 3,6 miliar pada Robin dan Maskur.

Dalam perkara ini, Azis merasa takut dirinya dan kader Partai Golkar Aliza Gunado bisa dijadikan tersangka pada perkara tersebut.

Jaksa menilai, Azis dan Aliza diduga KPK menjadi pihak penerima suap terkait DAK Kabupaten Lampung Tengah tahun 2017.
Ketika perkara itu terjadi Azis menjabat sebagai Ketua Komisi III DPR dan Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR.*** Red

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Ragam

Pertama kali, KPK Resmi Rekrut 50 CPNS baru

Pantausidang, Jakarta – Sebanyak 50 CPNS lulusan Politeknik Keuangan Negara STAN (PKN-STAN) menjadi CPNS angkatan pertama yang bergabung langsung dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Para lulusan dengan disiplin ilmu keuangan ini direkrut melalui kerja sama yang telah terjalin sebelumnya antara KPK dan Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

“Selamat datang, selamat bergabung dengan kami pejuang-pejuang Indonesia. Semangat! Lima puluh orang ini merupakan darah segar bagi KPK,” ujar Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron.

Continue Reading

Ragam

Papdesi : Harmonisasi 21 Undang Undang dengan UU Desa, Lebih Penting Ketimbang 9 tahun Jabatan Kades

Ketua Umum Papdesi, Wargiyati menegaskan revisi diperlukan karena banyak peraturan yang tumpang tindih antara pemerintah pusat dengan Desa

Pengurus DPP PAPDESI soal Revisi UU Desa

Pantausidang, Jakarta – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Perkumpulan Aparatur Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Papdesi), meminta Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) segera mensahkan Revisi Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa.

Ketua Umum Papdesi, Wargiyati menegaskan bahwa revisi diperlukan karena banyak peraturan yang selama ini tumpang tindih antara pemerintah pusat dengan pemerintah daerah. Oleh sebab itu banyak permasalahan yang terjadi karena adanya multitafsir.

“Karena itu, kami mendesak agar Revisi UU Desa masuk Program Legislasi Nasional (Prolegnas) Prioritas 2023. Dengan demikian pemerintah dan DPR RI dapat segera membahas dan mengesahkan revisi UU Desa,” katanya.


Continue Reading

Ragam

Warga Batu Ampar Bali Sambangi Kantor Watimpres, Adukan Penyerobotan Lahan

Bambang Slamet Riyadi (Kiri) dan Nyoman Tirtawan (Kanan)/foto istw.

Pantausidang, Jakarta – Perjuangan warga Dusun Batu Ampar, Desa Pejarakan, Kecamatan Gerokgak, Buleleng, Bali untuk memperoleh kembali tanah mereka tak pernah pupus. Kali ini mereka mengadu ke Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres), Rabu (1/2/2023).

Nyoman Tirtawan salah seorang perwakilan warga yang menyambangi kantor Wantimpres di Jalan Veteran III, Jakarta Pusat, mengaku diterima oleh Tim Ahli Dewan Pertimbangan Presiden Bidang Politik Hukum dan Agraria Dr. Bambang Slamet Riyadi, SE.,SH.,MH.,MM.

“Kami melaporkan kepada tim ahli hukum Wantimpres, ada Bapak Bambang Slamet Riyadi, kami 55 warga Batu Ampar yang memiliki bukti kepemilikan tanah dan membayar pajak dari dulu sampai sekarang namun mereka diusir dan tanah mereka dicaplok dan dibangun hotel di atas tanah mereka,” katanya.

Continue Reading

Facebook

Tag

Covid-19

Worldwide

676,093,195
Kasus
6,770,406
Meninggal Dunia
648,395,469
Sembuh
Indonesia
  • Terkonfirmasi: 6,730,778
  • Meninggal Dunia: 160,826
  • Sembuh: 6,565,684