Rilis
MAKI Desak KPK usut Tuntas Kasus Dugaan Korupsi yang akibatkan Kredit Macet di Bank BPD Kaltim-Kaltara
MAKI telah berulang kali mengajukan gugatan Praperadilan melawan KPK atas perkara mangkra
Muhammad Said Amin diduga berhasil mengamankan kembali semua assetnya, dengan menarik sebelum disita oleh pihak bank.
Sedangkan 5 (lima) set tug boat dan tongkang diduga masih dioperasionalkan oleh Muhammad Said Amin.
Namun hasilnya diduga tidak dipakai untuk mencicil pembayaran kredit.
“Ini terdapat dugaan permufakatan jahat yang merugikan keuangan daerah/negara. Bagaimana mungkin asset yang menjadi agunan bisa dikembalikan, padahal kredit belum lunas.”ujarnya.
BPD Kaltim-Kaltara lalu melego jaminan berupa 5 (lima) set tug boat dan tongkang yang diduga dikuasai Muhammad Said Amin kepada PT. Danny Samudra Raya Lines. Hanya laku sebesar Rp. 32,6 milyar.
Sisa agunan dioperasionalkan PT. Hasamin Bahar Lines melalui Hasanuddin Mas’ud, dengan membuat pernyataan kesanggupan membayar kredit sebesar Rp. 500 juta perbulan.
Namun hasil pemeriksaan terakhir BPK, total pembayaran PT. Hasamin Bahar Lines hanya sebesar Rp. 43,8 milyar, yang terdiri dari hasil penjualan agunan Rp. 32,6 milyar, dan pembayaran secara bulanan Rp. 11,199 milyar.
Sehingga saldo tunggakan pokok kredit sebesar Rp. 196,3 milyar, tunggakan bunga tetap Rp. 44,1 milyar dan denda tetap Rp. 2,6 milyar.*** Red
Kritik saran kami terima untuk pengembangan konten kami. Jangan lupa subscribe dan like di Channel YouTube, Instagram dan Tik Tok. Terima kasih.
-
Nasional1 minggu agoMendikdasmen: Sekolah Nasional Terintegrasi Buton Tengah Dibangun dan Beroperasi Tahun 2026
-
Duplik4 minggu agoSidang Duplik, Riefky Sungkar Minta Dibebaskan: Saya Dikriminalisasi
-
Saksi4 minggu agoRaja Juli Antoni dalam Bidikan KPK di Kasus Bupati Kuansing
-
Niaga3 minggu agoGabpeknas: Produk Bangunan China Kian Diminati Kontraktor


You must be logged in to post a comment Login