Connect with us

Ragam

PMH Warisan, CV Sumber Kencana tidak ada kaitan dengan perusahaan lain

Dalam konteks hukum perdata, perbuatan melawan hukum dikenal dengan istilah onrechtmatige daad. Sebagaimana PMH perdata dan pidana perkara keluarga pengusaha

Pantausidang, Jakarta – Perbuatan Melawan Hukum (PMH) ahli waris dalam pembagian harta waris dan dampaknya terhadap tapi silaturahmi antar anggota keluarga, terkadang berpotensi membentuk irisan permasalahan dengan perusahaan perorangan.

Dalam konteks hukum perdata, perbuatan melawan hukum dikenal dengan istilah onrechtmatige daad. Sebagaimana PMH perdata dan pidana pada perkara keluarga pengusaha era tahun 1980-an di Semarang, Jawa Tengah.

“Tapi CV Sumber Kencana (perusahaan keluarga tersebut) tidak ada kaitan dengan perusahaan yang lain ( food canning di Jl. Pluit Raya Jakarta Utara),” Ibu Linty, sebagai tergugat pada perkara PMH Pengadilan Negeri Ungaran Semarang mengatakan kepada Redaksi.

Ibu Linty dan ke 5 anaknya, termasuk putri bungsunya, Lindawati Terta (bersuamikan warga Negara Singapura) menjadi tergugat setelah penjualan asset tanah dan bangunan di Ungaran.

Konon, tergugat masih ada hubungan saudara dengan pemilik perusahaan food canning tersebut.


“Perusahaan (food canning) tidak kekurangan dana pada saat mulai berdiri. Tapi perusahaan asal Jepang, karena PMA (penanaman modal asing) ajak kerjasama buka pabrik untuk pengalengan ikan sarden. PMA kan nggak bisa, sehingga gandeng pengusaha local, yang kebetulan asal Semarang,” kata ibu Linty.

Tiga pengusaha menggunakan bendera CVSumber Kencana bersama pihak Jepang akhirnya mendirikan perusahaan foodcanning tersebut pada tahun 1978.

Perusahaan terus berkembang dan berhasil ekspansi pasar dalam dan luar negeri, sampai sekarang.

Tetapi pengusaha CV Sumber Kencana sudah meninggal, otomatis ahli waris yang meneruskan perusahaan foodcanning.

Salah satu dari pengusaha tersebut adalah kakak ipar tergugat.

“Rumah di Bandungan di Ungaran, Semarang (yang menjadi objek gugatan) tidak ada kaitan dengan perusahaan investasi Jepang tersebut.”

“Tapi saya tahu dia (penggugat) merampas hak keluarga, termasuk hak saya sebagai anggota keluarga,” kata Ibu Linty

Pengaduan/gugatan terhadapnya terkait dengan aset tanah dan bangunan atas nama Soeharso Tera (almarhum) yang notabene adalah suami ibu Linty.

Polisi sempat menemui ibu Linty di Jakarta (21 Juli/Kamis), dan berusaha menjelaskan kedudukan permasalahan sebenarnya mengenai warisan.

Bahkan penggugat pernah menembak almarhum suaminya, dan kena pita suara. Ibu Linty mengilustrasikan insiden penembakan terhadap suaminya mirip seperti insiden penembakan Brigadir J sang ajudan dari petinggi Polri yang sekarang jadi perbincangan public.

“Karena satu kacang hijau kena pita suara almarhum suami saya. Dia (penggugat) menuntut saya, (faktanya) suami saya kena tembak dan tidak mau ngomong.

“Dia mengaku, tertembak di Gang Pinggir No. 14 Toko Mas Nusantara. Seharusnya Toko Emas kan dikasih kepada suami saya dan melindungi adiknya, (penggugat) berkelit, bahwa tembakan tidak sengaja. “

“Ini akan terungkap di pengadilan nanti. Suami saya tidak dapat apa-apa (warisan). Surat warisan dalam bahasa Mandarin sedang diterjemahkan (ke dalam bahasa Indonesia) dan nanti ketahuan, bahwa saham-saham perusahaan (food canning) dengan status milik keluarganya,” kata Ibu Linty. *** Liu.

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Ragam

Mangkir, KPK panggil Ulang Karim Abidin Eks Kabag Keuangan Benou Taka

Mereka adalah Karim Abidin eks Kabag. Keuangan Perumda Benou Taka, dan Dwi Mega Yanti selaku Kabag Keuangan PBTE.
Kedua saksi tidak hadir tanpa ada konfirmasi

Pantausidang, Jakarta – Tim penyidik komisi pemberantasan korupsi (KPK) terpaksa memanggil ulang dua saksi pejabat daerah terkait pengembangan kasus dugaan korupsi dana penyertaan modal Perumda Penajem Paser Utara pada 2019 -2021, Selasa (6/12/2022).

Kepala Bagian Pemberitaan KPK Ali Fikri pada keterangan tertulis yang diterima pantausidang.com mengatakan, sedianya dua saksi diperiksa pada senen (5/12/2022).

Mereka adalah Karim Abidin eks Kabag. Keuangan Perumda Benou Taka, dan Dwi Mega Yanti selaku Kabag Keuangan PBTE.

“ Kedua saksi tidak hadir tanpa ada konfirmasi, dan segera kami akan panggil ulang,” ujarnya.

Diberitakan, kasus diduga bermula ketika Pemkab Penajam Paser Utara mengagendakan beberapa proyek Di Dinas PUTR dan Dispora tahun 2021 lalu.

Proyek tersebut diantaranya, proyek multiyears peningkatan jalan Sotek – Bukit Subur dan pembangunan gedung perpustakaan dengan total kontraj mencapai Rp.112 miliar.

Diduga atas proyek tersebut Bupati Abdul Gafur Mas’ud memerintahkan PLT Setda Muliadi, agar para kontraktor memberi uang pelicin melaui para kepala dinas tersebut.


Disebutkan uang uang tersebut diantaranya dikumpulkan di rekening bendahara umum DPC Demokrat Nur Afifah Balqis.*** Red (Laporan Syrudatin).

Continue Reading

Ragam

Ketua Komnas Ham Apresiasi Kejagung usut Kasus Kasus HAM berat Papua yang Mangkrak 15 Tahun

Pantausidang, Jakarta – Jaksa Agung ST Burhanuddin menerima kunjungan silaturahim dari Ketua Komnas Ham ( Komisi Nasional Hak Asasi Manusia) Atnike Nova Sigiro, Selasa 6 Desember 2022.

Bertempat di Menara Kartika Adyaksa Ketua Komnas HAM menyampaikan, sejak bekerja pada 14 November 2022, Komnas HAM telah melakukan kunjungan kerja ke beberapa stakeholders guna membahas isu prioritas seperti penanganan kasus-kasus pelanggaran HAM berat yang terkait langsung dengan tugas-tugas Kejaksaan RI saat ini.

“Untuk membangun komunikasi yang baik, kedepan kita akan membuat Memorandum of Understanding (MoU) dalam rangka koordinasi di masa mendatang.”


Continue Reading

Ragam

Kota Medan Siap Jadi Tuan Rumah Hari Pers Nasional 2023

Pantausidang, Medan – Hari Pers Nasional (HPN) setiap tahunnya diselenggarakan pada tanggal 9 Februari, didasari dengan lahirnya Persatuan Wartawan Indonesia di Kota Solo, Jawa Tengah, dan telah ditetapkan sebagai Hari Lahir Pers Indonesia sesuai Keputusan Presiden Nomor 5 tahun 1985.

Untuk Peringatan HPN tahun 2023 mendatang ditetapkan sebagai tuan rumah penyelenggaraan HPN adalah kota Medan.

Ketua HPN, H Mirza Zulhadi mengatakan bahwa penyelenggaraan HPN di kota Medan mendatang, tetap mengagendakan beberapa program seperti seminar pers.

Continue Reading

Facebook

Tag

Covid-19

Worldwide

650,744,234
Kasus
6,649,012
Meninggal Dunia
627,514,736
Sembuh
Indonesia
  • Terkonfirmasi: 6,686,181
  • Meninggal Dunia: 160,071
  • Sembuh: 6,478,450