Connect with us

Ragam

Nyonya Meneer Dimata Cucu Menantu

Yang sangat berkesan, falsafah dan perjuangan hidup Nyonya Meneer.”
“Ketika belum banyak orang yang terdorong untuk dunia pengobatan, beliau sudah merintis

Foto Nyonya Meneer dipajang di cafe Jamu Makutama Gg. Pinggir No.38, Kranggan, Kec. Semarang Tengah, milik keluarga Seno Budiono

Pantausidang, Jakarta – Enam tahun yang lalu, tepatnya 5 Agustus 2016, Lauw Ping Nio alias Nyonya Meneer (lahir di Sidoarjo, Jawa Timur, pada tahun 1895 – wafat tahun 1978 pada umur 83 tahun).

Ia seorang wirausahawan di bidang industri jamu di Indonesia; almarhum mungkin mau menyampaikan pesan terima kasih.

Bagaimana tidak, 44 tahun setelah Nyonya Meneer meninggal, Presiden Joko ‘Jokowi’ Widodo menganugerahkan tanda kehormatan Satyalancana Kebudayaan dengan jabatan pelestarian jamu dan herbal.

“Yang sangat berkesan buat saya sebagai cucu menantu, falsafah dan perjuangan hidup Nyonya Meneer.”

“Ketika lebih dari 100 tahun lalu, belum banyak orang yang terdorong untuk dunia pengobatan, beliau sudah merintis,” kata cucu menantu Nyonya Meneer, Seno Budiono mengatakan kepada Redaksi.

Namanya berasal dari beras menir, yaitu sisa butir halus penumbukan padi.

Ibunya mengidam dan memakan beras ini sehingga pada waktu bayi yang dikandungnya lahir kemudian diberi nama Menir.

Cucu menantu almarhumah Nyonya Meneer, Seno Budiono


Karena pengaruh ejaan Belanda ejaan Menir berubah menjadi Meneer.

Selain dari Presiden Jokowi, beliau juga mendapat penghargaan budaya ( Satyalancana Kebudayaan),oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy,

Atas dedikasi dan pengabdian dalam merintis pengembangan jamu tradisional menjadi produk industrial sehat,

“Apalagi, beliau seorang wanita yang banting tulang. tepatnya tahun 1919, (apa yang dilakukan Nyonya Meneer) sangat jarang.”


“Sekolahnya tidak tinggi, tapi pemikiran yang luar biasa. Beliau bekerja dengan ulet, kemauan keras, otaknya brilliant,” ujar Seno melalui sambungan telpon.

Kearifan semasa hidupnya tetap mengena pada cucu dan cucu menantunya.

Seno mengaku, kenal Nyonya Meneer dua tahun sebelum meninggal.

Tepatnya tahun 1976 – 1977, ia sering main ke rumahnya yang bertetanggaan. Waktu itu, ia tinggal di satu komplek jamu di pinggiran kota Semarang.

Letak pabrik berada di belakang komplek, sedangkan rumah-rumahnya berjejeran di bagian depan.

“Kami tinggal di satu komplek. Saya naksir (kagum) dengan salah seorang cucunya yang sekarang menjadi istri saya.”

“Kalau saya apel (temu di malam minggu), berpapasan dengan Nyonya Meneer,” kata Seno di Semarang.

Setelah hampir dua tahun mengenalnya, Nyonya Meneer meninggal pada tahun 1978.

“Beliau masih sempat bercerita banyak hal kepadanya, terutama pengalaman pribadi,” ucapnya.

Menurutnya, Nyonya Meneer bukan dari kalangan orang kaya, tapi sebaliknya, hidupnya sangat menderita.

Kondisi ekonomi sangat menyedihkan, sampai pernah mau bunuh diri. Caranya, ia sempat nekat mau nyemplung ke dalam sumur dekat rumahnya.

“Nekat karena kondisi (ekonomi) susah. Tapi ketika mau nyemplung (ke dalam sumur), ada suara terngiang ‘ … jangan, jangan lakukan itu!!’ …. Kamu akan dikasih jalan …’.

“Beliau menceritakan pengalaman berharga kepada saya. Tindakan nekat tersebut pun batal dilakukan.

“ berjuang sampai akhirnya berhasil membangun pabrik Nyonya Meneer pada tahun 1919,” kata Seno.

Cerita tersebut sangat berkesan dan hampir tidak terpikir betapa dramatis kehidupan Nyonya Meneer.

Kondisi kesehatan baik-baik saja, tapi waktu itu, justru kondisi suaminya yang sakit-sakitan.

Meskipun sudah melakukan berbagai pengobatan, tetapi penyakit suami Meneer tak kunjung sembuh.

Akhirnya, Nyonya Meneer mencoba meracik aneka tumbuhan dan rempah untuk diminum suaminya.

Rupanya, penyakit sang suami berangsur-angsur sembuh.

“(Kesembuhan suaminya) akhirnya terdengar tetangga-tetangganya. Mereka minta jamu tersebut, itu lah Tuhan memberi jalan kepada Nyonya Meneer,” ungkap Seno Budiono.

Dari semua cerita dan pelajaran berharga, Seno mengaku sering berdoa. Seno tergerak untuk mendoakan supaya arwahnya berada di sisi Tuhan dengan sempurna.

Setiap kali ia berdoa, selalu teringat berbagai cerita inspiratif tentang kehidupan yang penuh makna semasa hidupnya Nyonya Meneer.

“Saya mendoakan, sehingga cukup sering (komunikasi batin dengan Nyonya Meneer),” Pungkasnya. *** Liu.

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Ragam

Menaker Dampingi Wapres Rayakan HUT-67 K-Sarbumusi Sidoarjo

Wapres mengemukakan selama Pandemi Covid-19, dunia kerja global memperlihatkan kerentanan akan disrupsi di bidang sosial-ekonomi, khususnya bagi pekerja

Pantausidang, Jakarta – Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah mendampingi Wakil Presiden, KH Ma’ruf Amin mengikuti kegiatan napak tilas di Pabrik Gula Tulangan, Sidoarjo, Jawa Timur pada Jumat (29/9/2022).

Kegiatan tersebut Sebagai bagian dari rangkaian peringatan hari lahir ke-67 Konfederasi Serikat Buruh Muslimin Indonesia (K-Sarbumusi).

Wakil Presiden, KH Ma’ruf Amin menyampaikan apresiasi atas peran K-Sarbumusi yang sejak kelahirannya turut berkontribusi dalam membangun dunia ketenagakerjaan yang harmonis,


Sehingga menjadikannya sebagai salah satu dari lima organisasi pekerja terbesar di Indonesia dengan jumlah keanggotaan mencapai ratusan ribu orang.

“Hal itu menjadi modalitas yang sangat penting bagi K-Sarbumusi untuk menjadi mesin penggerak transformasi pekerja yang kita harapkan bersama,” kata Wapres.

Wapres mengemukakan bahwa selama Pandemi Covid-19, dunia kerja global memperlihatkan kerentanan akan disrupsi yang terjadi di bidang sosial-ekonomi, khususnya bagi pekerja migran, pekerja perempuan, pekerja informal dan pekerja dengan disabilitas.


Menurutnya, dunia kerja baru yang menjadikan pekerja sebagai pusatnya menuntut upaya pemulihan dengan memperhatikan hak, kebutuhan dan aspirasi buruh. Hal ini sejalan dengan mandat Deklarasi 100 Tahun Organisasi Perburuhan Internasional atau ILO.

“Oleh karena itu, pemerintah, pengusaha dan buruh mesti memperbarui komitmen bersama untuk memantapkan kesiapan pekerja dalam mengatasi dampak krisis dan menghadapi dunia kerja di masa depan,” kata Wapres.

“Apalagi saat ini, kita memiliki visi besar untuk mewujudkan Indonesia Maju. Tenaga kerja yang produktif, memiliki kapasitas dan kapabilitas, serta tahan dan adaptif dalam situasi yang terus berubah, tentunya sangat dibutuhkan untuk mewujudkan visi tersebut,” sambungnya.


Lebih lanjut ia menyampaikan bahwa kolaborasi antara pemerintah, pengusaha, dan serikat pekerja/serikat buruh melalui dialog sosial penting dalam menyampaikan masukan-masukan untuk merumuskan kebijakan dalam merespons tantangan di bidang ketenagakerjaan.

“Dialog sosial untuk mencari solusi bersama atas beragam masalah ketenagakerjaan menjadi salah satu pilar dari panduan ILO dalam menghadapi dampak krisis pandemi Covid-19,” katanya.

Sementara itu Menaker, Ida Fauziyah menambahkan bahwa kolaborasi antara pemerintah, pengusaha, dan serikat pekerja/serikat buruh sangat diharapkan dalam merespons tantangan ketenagakerjaan,


Seperti kondisi geopolitik, kondisi paska pandemi Covid-19, dan kondisi megatren yang memunculkan revolusi digital dan revolusi profesi di mana akan banyak jenis pekerjaan yang hilang dan pada saat bersamaan akan muncul banyak jenis pekerjaan baru.

“Saya kira tantangan dan dinamika itu sungguh sangat luar biasa. Dan kita bisa mengatasi seluruh tantangan ini dengan kerja kolaborasi, kerja sinergitas antara pemerintah, pengusaha, dan kelompok serikat pekerja/serikat buruh.”


“Harapan saya ke Sarbumusi untuk menatap masa depan ketenagakerjaan yang lebih baik lagi,” kata Menaker.*** MES (Sumber Biro Humas Kemnaker).

Continue Reading

Ragam

MAKI nilai Pengacara Lukas Enembe Sebar Hoaks, Diduga Kelabui KPK

MAKI justru mempertanyakan darimana asal kekayaan Lukas Enembe yang kemudian sebagiannya dipakai berjudi di Singapura, Malaysia dan Philipina?

Koordinator MAKI, Boyamin Saiman (dok).

Pantausidang, Jakarta – Koordianator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Boyamin Saiman meminta agar Gubernur Papua Lukas Enembe segera memenuhi panggilan KPK terkait dugaan korupsi yang menjeratnya.

Hal tersebut dikatakan Boyamin dalam keteranganya yang diterima Pantausidang pada jumat, 30 September 2022.

Menurut Boyamin , klaim pengacara Lukas atas kepemilikan tambang di Mamit Tolikara adalah hoaks.

Dia menilai Klaim tersebut sebagai upaya mengelabui seolah Lukas miliki kekayaan yang legal.

“Di Mamit Tolikara tidak ada tambang emas sebagaimana diklaim oleh lawyer Lukas Enembe sehingga klaim asal kekayaan Lukas Enembe berasal dari tambang emas adalah Hoaks,” ujarnya.

Menurut Boy, Fakta tersebut dia dapatkan dari penelusuran website Kementerian ESDM atau Kementerian Investasi BPKPM,


Dimana dalam situs dan Website tersebut jelas tidak ditemukan ijin-ijin terkait tambang emas di Mamit Tolikara.

Boyamin Saiman menambahkan, dia menulsuri terkait , Ijin tambang terdiri dari IUP Ekplorasi ( penelitian ), IUP Ekplotasi ( operasi penambangan ),RKAB ( rencana kerja dan anggaran belanja ).

Kemudian masuk sistem aplikasi MOMS kementerian ESDM untuk menjual tambang sekaligus pembayaran pajak dan royalti.

Menurutnya, dengan tidak adanya ijin-ijin tersebut maka dapat dipastikan tidak ada penambangan secara legal.

“Jika ada penambangan oleh pihak Lukas Enembe maka dapat dinyatakan illegal yang melanggar UU Minerba sehingga hasilnya dapat disita oleh negara,”

“MAKI justru mempertanyakan darimana asal kekayaan Lukas Enembe yang kemudian sebagiannya dipakai berjudi di Singapura, Malaysia dan Philipina?,” ujarnya.

Boyamin menegaskan, MAKI mendesak Lukas Enembe untuk segera memenuhi panggilan KPK untuk menjelaskan semua asal-usul kekayaannya sehingga perkara dugaan korupsinya menjadi terang benderang.

Diberitakan, Pengacara Lukas Enembe menyebut, kliennya punya tambang emas. Hal ini diungkapkan oleh kuasa hukum Lukas, Stefanus Roy Rening, dalam konferensi pers di Jakarta, Senin, 26 September 2022.

Tambang tersebut ada di kampung Lukas di Tolikara Mamit. Kepada Roy, Lukas menjelaskan bahwa tambang emasnya sedang dalam proses perizinan. “Intinya bahwa Bapak punya,” kata Roy.*** Red

Continue Reading

Ragam

Untuk Tersangka Mardani Maming, KPK periksa IRT

Kabid Pemberitaan KPK, Ali Fikri mengungkapkan, saksi diperiksa di Gedung Merah Putih Jakarta, untuk melengkapi berkas tersangka Mardani Maming

Ketua BPP HIPMI yang Juga Bendum PBNU Mardani Maming diperiks KPK ( dok).

Pantausidang, Jakarta – Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa Seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) bernama Eka Risnawati terkait kasus dugaan korupsi pemberian ijin Usaha Tambang di Kabupaten Tanah Bumbu, Jumat (30/9/2022)

Kabid Pemberitaan KPK, Ali Fikri dalam keterangan tertulisnya, mengungkapkan, saksi diperiksa di Gedung Merah Putih Jakarta, untuk melengkapi berkas tersangka Mardani Maming.

“ Hari ini (30/9) pemeriksaan saksi TPK pemberian izin usaha pertambangan di Kabupaten Tanah Bumbu, untuk tersangka MM,”

“Pemeriksaan dilakukan di Kantor KPK RI, Jl. Kuningan persada Kav.4, Setiabudi, jaksel, atas nama Eka Risnawati Ibu Rumah Tangga,” ujarnya.


Diberitakan, KPK sebelumnya telah menetapkan Mardani H. Maming, sebagai tersangka selaku Bupati Tanah Bumbu periode tahun 2010-2015 dan Tahun 2016-2018).

Ketum BPP HIPMI tersebut diduga menerima Uang bentuk tunai maupun transfer rekening dengan jumlah sekitar Rp104, 3 Miliar dalam kurun waktu 2014 s/d 2020.

Uang yang diterima oleh Bendum PBNU Mardani Maming tersebut diduga terkait suap ijin usaha tambang dan manipulasi pengelolaan pelabuhan dimonopoli PT ATU (Angsana Terminal Utama, yang merupakan perusahaan milik Mardani Maming). *** Red

Continue Reading

Facebook

Tag

Covid-19

Worldwide

622,681,746
Kasus
6,547,915
Meninggal Dunia
602,494,535
Sembuh
Indonesia
  • Terkonfirmasi: 6,431,624
  • Meninggal Dunia: 158,112
  • Sembuh: 6,255,918