Niaga
Gabpeknas: Produk Bangunan China Kian Diminati Kontraktor
Kualitas dinilai terus meningkat, sementara harga yang kompetitif mendorong semakin banyak kontraktor memilih material asal China untuk proyek konstruksi.
Banten, pantausidang – Gabungan Perusahaan Kontraktor Nasional (Gabpeknas) melihat kualitas produk impor dari China, khususnya bahan bangunan semakin membaik beberapa tahun belakangan ini. sehingga beberapa anggota Gabpeknas juga antusias mengikuti berbagai pameran bahan bangunan, arsitektur, desain interior yang menghadirkan inovasi produk dalam negeri dan luar negeri, terutama China pada sektor konstruksi.
“Kualitas produk impor dari China sudah semakin bagus, bahkan melewati kualitas Amerika, Eropah. Bahan bangunan China potensial untuk memenuhi kebutuhan pasar industry dan jasa konstruksi di Indonesia,” Wakil Sekjen Gabpeknas, Bobby Tambunan mengatakan kepada Redaksi.
Menurutnya, event seperti IndoBuildTech Expo 2026, menjadi momentum penting untuk memperkuat ekosistem jasa konstruksi, arsitektur dan desain interior. Pemerintah Indonesia juga diyakin berupaya memperkuat pertumbuhan sektor konstruksi, arsitektur dan desain interior agar memberikan kontribusi yang semakin besar terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.
“Usaha konstruksi para anggota Gabpeknas, rata-rata semakin meningkat, serta banyak yang mulai beralih menggunakan produk China,” kata Bobby, yang juga pengurus Kamar Dagang dan Industri (KADIN) DKI Jakarta.

Bobby dari Gabpeknas (ke 2 dari kiri) dan Mr. Shi Minghui (deputy President CCPIT Hubei Sub-council China, ke 2 dari kanan), Rahmad Widjaja Sakti (Direktur Eksekutif Kadin Indonesia komite Tiongkok (kanan)
Kritik saran kami terima untuk pengembangan konten kami. Jangan lupa subscribe dan like di Channel YouTube, Instagram dan Tik Tok. Terima kasih.
-
Nasional3 minggu agoMendikdasmen: Sekolah Nasional Terintegrasi Buton Tengah Dibangun dan Beroperasi Tahun 2026
-
Penyidikan3 minggu agoGaya Koboi Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Keruk Rp13,15 Miliar
-
Nasional3 minggu agoAtasi Kesenjangan Pendidikan, Pemerintah Targetkan 500 SNT hingga 2029
-
Geledah4 minggu agoKPK Temukan Bukti Dugaan Keterlibatan Anggota BPK Bobby Adhityo Rizaldi


You must be logged in to post a comment Login