Connect with us

Niaga

Gabpeknas: Produk Bangunan China Kian Diminati Kontraktor

Published

on

Bobby Tambunan (barisan depan, tengah) mengikuti kegiatan Hubei China Building Materials Matchmaking Conference 2026 di ICE BSD, Tangerang Selatan (Tangsel) Banten

Pengadaan barang/jasa pemerintah terutama untuk pekerjaan konstruksi, untuk melaksanakan proses melalui penyedia atau supplier. Tender dengan metode pemilihan untuk mendapatkan penyedia barang/jasa pekerjaan, dilakukan dengan mengundang vendor (penjual atau penyedia) untuk mempresentasikan harga serta kualitas yang dibutuhkan.

“Proses kualifikasi dalam tender tidak ada kewajiban pencantuman merek. Hal ini sebagai peluang untuk kontraktor untuk akses tender. Perusahaan jasa kontraktor, dengan sendirinya memilih bahan bangunan dari China, terutama karena alasan harga,” kata Bobby.

Hal yang masih perlu ditingkatkan oleh importir produk China, yakni pengelolaan ready stock. Artinya, importir produk China untuk perdagangan, harus dengan jaminan barang selalu tersedia dalam stok dan siap dikirim kepada pelanggan tanpa perlu menunggu waktu produksi. Pekerjaan konstruksi butuh kebutuhan produk yang kadang mendadak. Hal ini yang kadang menjadi kendala pekerjaan ketika produsen atau importir tidak kelola ready stock.

“Misalkan, perkiraan awal untuk bahan bangunan tertentu 10 items. Tapi pada proses pekerjaan, kebutuhan mencapai 15 item. Hal ini sering terjadi,” kata Bobby. *** (Liu)

Kritik saran kami terima untuk pengembangan konten kami. Jangan lupa subscribe dan like di Channel YouTube, Instagram dan Tik Tok. Terima kasih.

Laman: 1 2

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Advertisement

Facebook

Tag

Cuaca Hari Ini

Trending