Connect with us

Healthy

Upaya Kemenkes Tekan Kasus Stroke, Prof. Satyanegara Terapkan Formulasi secara Simultan   

Published

on

Ahli bedah saraf, Prof. Satyanegara (tengah) didampingi asistennya, memberikan presentasi _The Future of Medical Science_ di depan ratusan peserta PIT ke 30 PERSPEBSI

Jakarta, pantausidang — Ahli bedah saraf, Prof. Satyanegara menerapkan formulasi penanganan kesehatan, khususnya menekan laju kasus stroke di Indonesia yang jumlahnya cukup tinggi, sehingga usia harapan hidup masyarakat bisa naik secara signifikan.

Hal ini merespons upaya Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia yang secara massif meningkatkan intensitas pencegahan (hulu) guna menekan laju kasus stroke.

“Salah satunya, (pengobatan stroke) dengan modifikasi genetik dan epigenetic. Metodenya, dengan pengaturan gen dan kesehatan tubuh manusia secara alami,” Prof. Satyanegara mengatakan kepada Redaksi di sela pertemuan ilmiah tahunan (PIT) ke 30 Perhimpunan Spesialis Bedah Saraf Indonesia (PERSPEBSI).

Stroke adalah penyakit yang mengancam jiwa karena apabila terjadi serangan stroke, setiap menit sebanyak 1,9 juta sel otak dapat mati. Stroke merupakan penyebab utama disabilitas dan kematian nomor dua di dunia. Di Indonesia, stroke menjadi penyebab utama kecacatan dan kematian, yakni sebesar 11,2% dari total kecacatan dan 18,5% dari total kematian.

Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin yang hadir sebagai keynote speaker juga menegaskan kembali upaya menjangkau 130 juta penduduk, setelah berhasil mencatat 70 juta pemeriksaan pada tahun pertama pelaksanaan cek kesehatan gratis. Langkah preventif ini diambil sebagai respons atas tingginya fatalitas stroke yang kini menjadi penyebab kematian tertinggi di Indonesia, dengan angka kematian mencapai sekitar 337.000 jiwa setiap tahun.

Ahli Bedah Syaraf Prof Satyanegara

Ahli bedah saraf, Prof. Satyanegara (tengah) didampingi asistennya, memberikan presentasi The Future of Medical Science di depan ratusan peserta PIT ke 30 PERSPEBSI

Kritik saran kami terima untuk pengembangan konten kami. Jangan lupa subscribe dan like di Channel YouTube, Instagram dan Tik Tok. Terima kasih.

Laman: 1 2

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Advertisement

Facebook

Tag

Cuaca Hari Ini

Trending