Ragam
Musrenbang, Jaksa Agung Dorong Perencanaan Bottom-Up
Jaksa Agung ST Burhanuddin, secara resmi membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan Musrenbang Kejaksaan RI Tahun 2025 . Kegiatan ini berlangsung secara virtual dari Gedung Utama Kejaksaan Agung
Musrenbang Kejaksaan 2025 digelar secara hybrid dan arahan agar selaras dengan RPJPN, RPJMN, serta visi Asta Cita Presiden-Wakil Presiden.
Jakarta, pantausidang – Musrenbang – Jaksa Agung Republik Indonesia, ST Burhanuddin, secara resmi membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan Kejaksaan RI Tahun 2025 . Kegiatan ini berlangsung secara virtual dari Gedung Utama Kejaksaan Agung, Jakarta, pada Rabu, 4 Juni 2025.
Kegiatan kali ini mengusung tema: “Perencanaan dan Penganggaran Berbasis Asta Cita: Menuju Kejaksaan yang Berkeadilan, Humanis, Akuntabel, Transparan, dan Modern.”
Musrenbang berlangsung secara hybrid sebagai bentuk konkret pelaksanaan efisiensi anggaran, sejalan dengan arahan Presiden Joko Widodo dan Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2025 tentang Efisiensi Belanja APBN dan APBD.
Jaksa Agung menegaskan Musrenbang bukanlah agenda seremonial semata, melainkan forum strategis untuk menyusun perencanaan berbasis kebutuhan riil.
Yaitu. yang selaras dengan arah kebijakan nasional, seperti Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) 2025–2045, RPJMN 2025–2029, serta Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden terpilih.
“Penyederhanaan kegiatan ini harus menjadi refleksi untuk lebih bijaksana dalam penyusunan rencana anggaran yang tepat sasaran dan mampu mengeliminasi potensi kebocoran,” ujarnya.
ST Burhanuddin juga menekankan pentingnya pendekatan bottom-up dalam proses perencanaan, di mana satuan kerja menjadi aktor utama agar kebutuhan di lapangan dapat terakomodasi secara proporsional.
Ia juga mengajak peserta Musrenbang untuk aktif dalam diskusi kelompok dan pemaparan narasumber.
“Jangan apatis. Perhatikan materi dan jangan ragu menyuarakan ide demi kesempurnaan hasil Musrenbang tahun ini,” imbuhnya.

Kritik saran kami terima untuk pengembangan konten kami. Jangan lupa subscribe dan like di Channel YouTube, Instagram dan Tik Tok. Terima kasih.
-
Penyidikan4 minggu agoMemutar Haluan Mengusut Raja Juli Antoni
-
Penyidikan4 minggu agoRp1 Triliun Disita, Kebun Tebu PT Pemuka Sakti Manis Indah Diduga Kuasai 32.375 Hektare Hutan
-
Ragam4 minggu agoRekor MURI Tari Jali-Jali, IICF 2026 Perkuat Diplomasi Budaya Indonesia
-
Niaga4 minggu agoPaguyuban Mie Ayam Wonogiri dengan Bekal Ilmu Marketing Daftarkan Paten ke UNESCO


You must be logged in to post a comment Login